Berita

Kapolres Bima Kota Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan Ke-V Universitas Muhammadiyah Bima

×

Kapolres Bima Kota Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan Ke-V Universitas Muhammadiyah Bima

Share this article

Bima, NTB – Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu, S.I.K., menghadiri acara Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan Ke-V Universitas Muhammadiyah Bima Tahun 2026 Gelombang Pertama, yang berlangsung di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima, Lingkungan Tolotongga, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan wisuda dimulai sekitar pukul 08.20 Wita dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur Forkopimda dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bima.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah, S.H., M.H., Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu, S.I.K., Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., jajaran dosen Universitas Muhammadiyah Bima, para wisudawan serta tamu undangan.

Sebanyak 633 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan Ke-V Universitas Muhammadiyah Bima Tahun 2026 Gelombang Pertama. Sementara itu, jumlah tamu undangan dan keluarga wisudawan yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan proses pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bima. Gelombang pertama diperuntukkan bagi 633 lulusan, sedangkan pelaksanaan wisuda gelombang kedua direncanakan berlangsung pada Januari 2027.

Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Kapolres Bima Kota menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kegiatan pendidikan sekaligus sebagai bentuk sinergitas dengan unsur pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.

Hingga pukul 11.30 Wita, rangkaian kegiatan wisuda masih berlangsung dengan agenda pengukuhan seluruh wisudawan. Situasi selama pelaksanaan kegiatan terpantau aman, tertib dan kondusif.

Polres Bima Kota memastikan pengamanan dan pemantauan terhadap kegiatan masyarakat berskala besar terus dilakukan guna memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…