Berita

Polsek Asakota Hadir Berikan Rasa Aman di Tengah Wisuda Universitas Muhammadiyah Bima

×

Polsek Asakota Hadir Berikan Rasa Aman di Tengah Wisuda Universitas Muhammadiyah Bima

Share this article

Kota Bima, NTB – Polsek Asakota Polres Bima Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan Ke-V Universitas Muhammadiyah Bima Tahun 2026 Gelombang Pertama yang berlangsung di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima, Lingkungan Tolotongga, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan wisuda dimulai sekitar pukul 08.20 Wita dan dihadiri sejumlah pejabat, unsur Forkopimda, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bima, para wisudawan serta keluarga dan tamu undangan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota Iptu Mirafuddin menjelaskan, sebanyak 633 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan Ke-V Universitas Muhammadiyah Bima Tahun 2026 Gelombang Pertama. Sementara jumlah tamu undangan dan keluarga wisudawan yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

“Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan wisuda berjalan aman, tertib dan lancar,” jelas Iptu Mirafuddin.

Menurutnya, kegiatan wisuda yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Bima merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun 2026, pelaksanaan wisuda Angkatan Ke-V dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 633 wisudawan, sedangkan gelombang kedua direncanakan akan dilaksanakan pada Januari 2027.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polsek Asakota melakukan pemantauan di sekitar lokasi kegiatan, pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan terhadap kendaraan dan aktivitas masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti meningkatnya volume kendaraan, kemacetan lalu lintas, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun tindak kejahatan lainnya yang dapat terjadi di tengah kerumunan masyarakat.

“Dengan meningkatnya volume kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima, personel kami melakukan pengamanan dan pemantauan secara intensif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Polsek Asakota juga mengimbau kepada para wisudawan, keluarga dan seluruh tamu undangan agar tetap menjaga keamanan barang bawaan serta memastikan kendaraan diparkir pada tempat yang telah ditentukan.

Hingga berakhirnya rangkaian kegiatan, situasi di sekitar Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima terpantau aman, tertib dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…