Berita

Cegah Aksi Pencurian, Bhabinkamtibmas Polres Bima Kota Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

×

Cegah Aksi Pencurian, Bhabinkamtibmas Polres Bima Kota Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Share this article

Kota Bima, NTB — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rabangodu Utara Polsubsektor Raba Polres Bima Kota AIPDA Muslim, S.H., bersama personel Opsnal Polsek Rasanae Timur melaksanakan kegiatan sambang sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rasanae Timur IPTU Kuntho T. Prakoso, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas di wilayah Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Dalam kegiatan sambang tersebut, petugas mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya tindak pidana, khususnya Curas (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

Petugas juga mengingatkan warga agar meningkatkan sistem keamanan di lingkungan maupun rumah masing-masing. Masyarakat diimbau memastikan seluruh pintu dan pagar terkunci dengan baik, menggunakan kunci tambahan, serta memasang CCTV sebagai sarana pendukung pengawasan.

AIPDA Muslim juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada Kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun mengetahui adanya gangguan Kamtibmas.

“Jangan ragu menghubungi Call Center 110 Polri apabila menemukan adanya gangguan Kamtibmas atau mengetahui adanya tindak pidana. Informasi dari masyarakat sangat membantu Kepolisian dalam memberikan respons cepat di lapangan,” imbaunya.

Layanan Call Center 110 Polri menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada Kepolisian.

Melalui kegiatan sambang dan imbauan tersebut, diharapkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara Kepolisian dan masyarakat dinilai penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Polres Bima Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang, patroli, dialog Kamtibmas, serta berbagai langkah preventif lainnya guna mencegah gangguan keamanan dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…