Berita

Polres Bima Kota Amankan Pawai Budaya TK Se-Kota Bima Meriahkan HUT RI Ke-81

×

Polres Bima Kota Amankan Pawai Budaya TK Se-Kota Bima Meriahkan HUT RI Ke-81

Share this article

Kota Bima, NTB — Dalam rangka memastikan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berjalan aman dan lancar, Polres Bima Kota melalui personel gabungan Polsek Rasanae Timur dan Polsubsektor Raba melaksanakan pengamanan Pawai Budaya tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Bima, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan pengamanan tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 10.00 WITA dengan menyasar sepanjang rute pawai di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Bima Kota AKP Masdidin, menjelaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan Kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta pawai maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan.

“Personel gabungan Polres Bima Kota diterjunkan untuk mengamankan jalannya Pawai Budaya TK se-Kota Bima dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik sepanjang rute guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar,” jelas AKP Masdidin.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui peserta pawai. Pengamanan dilakukan mulai dari titik start hingga lokasi finish untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta memberikan perlindungan kepada para peserta, khususnya anak-anak TK.

Pawai tersebut mengambil titik start dari arah timur menuju barat, yakni dari depan Kantor BPJS Kota Bima, Kelurahan Penaraga, yang menjadi tanda dimulainya kegiatan. Peserta kemudian bergerak menuju Kantor Wali Kota Bima sebagai lokasi finish.

Selain rute dari arah timur, pengamanan juga dilakukan pada jalur dari arah barat, mulai dari wilayah Kelurahan Monggonao hingga menuju Kantor Wali Kota Bima.

Kehadiran personel Kepolisian di sepanjang rute diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi peserta, guru pendamping dan masyarakat yang turut menyaksikan pawai budaya tersebut.

Polres Bima Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan pengamanan pada setiap rangkaian kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…