Berita

Sat Lantas Polres Dompu Amankan Car Free Day, Pastikan Kamseltibcarlantas dan Keamanan Masyarakat

×

Sat Lantas Polres Dompu Amankan Car Free Day, Pastikan Kamseltibcarlantas dan Keamanan Masyarakat

Share this article

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Dompu melaksanakan kegiatan pengamanan Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di ruas jalan antara Simpang LM Koramil hingga Simpang DPRD Kabupaten Dompu, Minggu (9/8/2026) mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai.

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memastikan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kehadiran personel di lapangan juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas, memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan CFD serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun potensi kecelakaan lalu lintas.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, memperhatikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya serta tetap berhati-hati dalam berkendara.

Kasat Lantas Polres Dompu Iptu I Komang Wahyu Purbayasari, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan CFD merupakan bagian dari tugas pelayanan Polri untuk memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Personel kami melaksanakan pengamanan, penjagaan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan Car Free Day berjalan tertib. Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Iptu I Komang Wahyu Purbayasari.

Ia menambahkan, masyarakat pengguna jalan diharapkan tetap memperhatikan situasi di sekitar, mengikuti arahan petugas di lapangan serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan. Apabila berkendara, gunakan kelengkapan keselamatan, patuhi rambu-rambu serta selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Polres Dompu akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan Car Free Day. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap tertib dan lancar,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama melaksanakan aktivitas di ruang publik.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menghormati pengguna jalan lainnya dan mengikuti arahan petugas demi terciptanya Kamseltibcarlantas,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan pengamanan tersebut, pelaksanaan Car Free Day di Jalan Soekarno-Hatta Kabupaten Dompu dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan terpantau lancar, aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…