Berita

Gelar operasi Gabungan, 28 Pelanggar Diberi Teguran

×

Gelar operasi Gabungan, 28 Pelanggar Diberi Teguran

Share this article

SUMBAWA BARAT — Polres Sumbawa Barat bersama sejumlah instansi terkait menggelar Operasi Gabungan (OPGAB) lalu lintas di wilayah Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 10.00 WITA tersebut digelar di dua lokasi, yakni di depan PLN Taliwang dan depan Samsat Kecamatan Taliwang.

OPGAB ini melibatkan personel dari Polri, Dispenda, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Provos Kodim. Total terdapat 23 personel gabungan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 9 personel Polri, 9 personel Dispenda, 3 personel Dishub dan 2 personel TNI dari Provos Kodim.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat Iptu Anak Agung Made Subrata mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Sumbawa Barat.

«“Kegiatan OPGAB ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi bersama dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan serta memberikan tindakan kepada pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran,” ujar Iptu Anak Agung Made Subrata.»

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Sumbawa Barat menyasar pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih. Pemeriksaan difokuskan pada berbagai pelanggaran lalu lintas, terutama pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dengan tingkat fatalitas tinggi.

Terhadap pelanggaran yang ditemukan, petugas melakukan tindakan sesuai ketentuan, mulai dari teguran tertulis hingga penindakan berupa tilang.

Sementara itu, personel Dispenda melakukan pemeriksaan terkait Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sedangkan petugas Dishub melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan umum, khususnya berkaitan dengan kelengkapan dan KIR kendaraan.

Dari hasil kegiatan, petugas memberikan 28 teguran terhadap pelanggaran lalu lintas. Selain itu, terdapat 7 kendaraan roda dua dan 2 kendaraan roda empat yang melakukan pembayaran pajak kendaraan di lokasi kegiatan.

Menurut Iptu Anak Agung Made Subrata, kegiatan gabungan tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas.

«“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan kendaraan dan mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dengan tertib berlalu lintas, kita bersama-sama dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman,” pungkasnya.»

Polres Sumbawa Barat bersama instansi terkait akan terus memperkuat sinergi dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…