Berita

Bekali Generasi Muda, Polsek Asakota Sampaikan Edukasi Kamtibmas di SMAN 5

×

Bekali Generasi Muda, Polsek Asakota Sampaikan Edukasi Kamtibmas di SMAN 5

Share this article

Kota Bima, NTB – Upaya membangun kesadaran hukum dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif terus dilakukan Polres Bima Kota Polda NTB melalui jajaran Polsek. Kali ini, Polsek Asakota melaksanakan kegiatan Go To School sekaligus pembinaan dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas kepada siswa-siswi SMAN 5 Kota Bima, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA tersebut bertempat di Aula SMAN 5 Kota Bima dan diikuti oleh para siswa-siswi serta pihak sekolah.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota Iptu Mirafuddin menjelaskan bahwa kegiatan Go To School merupakan salah satu langkah Polri untuk hadir secara langsung di lingkungan pendidikan, memberikan edukasi serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja dan potensi gangguan kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Asakota memberikan pembinaan kepada para siswa-siswi agar menjauhi penyalahgunaan narkoba. Para pelajar diingatkan bahwa narkoba tidak hanya dapat merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga merupakan perbuatan yang melanggar hukum.

Para siswa juga diminta untuk berani melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Selain persoalan narkoba, Kapolsek juga mengingatkan para pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor agar senantiasa menaati peraturan lalu lintas. Penggunaan helm saat berkendara menjadi hal yang wajib diperhatikan demi keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Polsek Asakota turut memberikan penekanan agar para siswa tidak menggunakan knalpot brong karena suara bising yang ditimbulkan dapat mengganggu masyarakat, terutama warga yang sedang beristirahat maupun melaksanakan ibadah.

Terkait penggunaan media sosial, para pelajar diimbau untuk lebih bijak dan bertanggung jawab. Siswa diminta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenaran maupun sumbernya, karena penyebaran informasi yang tidak jelas dapat menimbulkan keresahan dan persoalan hukum.

Kapolsek juga memberikan perhatian khusus terhadap aksi bullying, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial. Para siswa diminta untuk saling menghormati dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti teman.

“Jika terjadi permasalahan antarsiswa maupun antarsekolah, jangan diselesaikan dengan kekerasan atau tawuran. Segera sampaikan kepada guru atau pihak sekolah. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 agar permasalahan dapat segera ditangani dan dicarikan solusi secara aman serta kekeluargaan,” imbaunya.

Melalui kegiatan Go To School tersebut, Polsek Asakota berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang disiplin, taat hukum, bijak dalam bermedia sosial serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta mendapat respons positif dari pihak sekolah dan para siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…