Berita

Meriahkan HUT RI ke-81, Polsek Wera Amankan Pawai Karnaval PAUD hingga SD/MI

×

Meriahkan HUT RI ke-81, Polsek Wera Amankan Pawai Karnaval PAUD hingga SD/MI

Share this article

Bima, NTB – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Polsek Wera melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai/Karnaval tingkat PAUD/TK dan SD/MI sederajat se-Kecamatan Wera, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WITA tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan para peserta didik dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Wera. Untuk peserta tingkat SD/MI, titik start berada di jembatan sebelah barat Kantor Camat Wera, sementara peserta tingkat PAUD/TK memulai pawai dari GSG Fu’u Kopa, Desa Tawali. Seluruh peserta kemudian menuju titik finis di Lapangan Bola Gelora Desa Tawali.

Pawai/Karnaval semakin semarak dengan iringan pasukan Drum Band SMKN 1 Wera. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga mendapat pengawalan dari mobil patroli Polsek Wera guna memastikan perjalanan pawai berjalan aman dan tertib.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Wera IPDA Muhaimin Mulawarman menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada peserta dan masyarakat sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalur pawai.

“Dengan banyaknya peserta dan masyarakat yang terlibat, aktivitas dan mobilitas masyarakat meningkat di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur Pawai/Karnaval. Karena itu, personel kami melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” jelas IPDA Muhaimin.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta menampilkan berbagai macam pakaian adat Nusantara yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Peserta juga membawa berbagai atribut dan perlengkapan bernuansa kemerdekaan serta menampilkan kreativitas dari masing-masing sekolah.

Kreativitas para peserta tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kecamatan Wera. Orang tua peserta, guru pendamping dan masyarakat tampak memadati sejumlah titik di sepanjang jalur pawai untuk memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menjadi hiburan dan sarana kreativitas bagi para peserta didik, kegiatan Pawai/Karnaval tersebut juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, rasa cinta tanah air, serta semangat persatuan dan kesatuan sejak usia dini. Keberagaman pakaian adat yang ditampilkan juga menjadi sarana mengenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada generasi muda.

Dengan adanya pengamanan dari personel Polsek Wera, seluruh rangkaian Pawai/Karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…