Berita

Ciptakan Sitkamtibmas Aman dan Kondusif, Polsek Labangka Gelar Patroli Dialogis dan Penggalangan Warga

×

Ciptakan Sitkamtibmas Aman dan Kondusif, Polsek Labangka Gelar Patroli Dialogis dan Penggalangan Warga

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labangka terus meningkatkan kegiatan preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Anggota Piket Jaga Regu I Polsek Labangka melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis dan penggalangan cipta kondisi di seputaran wilayah hukum Polsek Labangka, Minggu (09/08/2026) pagi.

Kegiatan patroli yang menyasar langsung warga masyarakat ini dimulai pada pukul 09.25 WITA hingga selesai, dengan melibatkan personel gabungan piket fungsi.

Pelaksanaan patroli dialogis dan penggalangan ini dipimpin oleh personel Piket Regu I Polsek Labangka yang terdiri dari Kanit Intel Haris Ormansyah, S.H., Kanit Reskrim Aipda Abdul Jaelani, Bhabinkamtibmas Desa Jaya Makmur Brigadir I Kadek Yusman Riki Wijaya, S.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai Briptu Lestu Muhaimin.

Kehadiran para perwira fungsi dan pembina kamtibmas desa secara bersama-sama di tengah warga ini bertujuan untuk mempererat komunikasi sekaligus menyerap aspirasi serta memantau situasi keamanan secara langsung di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyusuri berbagai titik aktivitas warga di wilayah Kecamatan Labangka. Fokus utama kegiatan ini adalah melaksanakan patroli dialogis dengan berinteraksi langsung bersama warga masyarakat, guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta melakukan penggalangan agar warga senantiasa waspada terhadap potensi tindak pidana—khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K melalui Kapolsek Labangka Ipda Imam Wahyudi, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran polisi berseragam di tengah-tengah pemukiman dan pusat aktivitas warga, diharapkan masyarakat dapat merasakan perlindungan serta tercipta rasa aman, tentram, dan damai.

“Patroli dialogis ini kami laksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan 3C. Melalui pendekatan dialogis dan penggalangan yang dilakukan oleh Kanit Intel, Kanit Reskrim, serta para Bhabinkamtibmas, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan di wilayah hukum Polsek Labangka,” ujar petugas piket jaga di lapangan.

Pelaksanaan patroli preventif yang humanis ini mendapat sambutan yang sangat baik dari warga Kecamatan Labangka. Masyarakat merasa lebih tenang dan terlindungi dengan adanya kunjungan serta imbauan langsung dari aparat kepolisian.

Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran serta kewaspadaan warga masyarakat terhadap keamanan lingkungan sekitar, terjalinnya sinergi yang kuat antara Polri dan warga, serta terpeliharanya situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Labangka yang tetap aman, tertib, dan kondusif. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…