Berita

Empat Pemuda Diduga Terlibat Curat Diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota

×

Empat Pemuda Diduga Terlibat Curat Diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota

Share this article

Kota Bima, NTB – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima Kota mengamankan empat orang pemuda yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).

Keempatnya diamankan setelah Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota melakukan penjemputan terhadap para terduga pelaku yang sebelumnya telah diamankan di Polsek Ambalawi, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.

Kegiatan tersebut dipimpin AIPDA Rahmad Hidayat dan berlangsung di wilayah Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Empat orang yang diamankan masing-masing berinisial MF (15) dan RS (21), yang diduga sebagai pelaku pencurian. Sementara dua lainnya, yakni FE (22) dan DS (15), diduga membantu menjual barang yang berasal dari hasil pencurian.

Dalam penanganan perkara tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, di antaranya 10 bungkus rokok Age, 10 bungkus rokok Raptor, 8 bungkus rokok Dji Sam Soe, 3 bungkus rokok Urban Mild, 2 bungkus rokok Clas Mild, 1 bungkus rokok Sampoerna Evolution, 1 bungkus rokok Marlboro Merah, serta 10 saset susu Frisian Flag.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., menjelaskan bahwa pengamanan tersebut bermula dari hasil koordinasi antara Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota dengan Polsek Ambalawi terkait adanya terduga pelaku dan barang bukti dugaan tindak pidana Curat yang telah diamankan.

“Setelah menerima informasi dan berkoordinasi dengan Polsek Ambalawi, Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota yang dipimpin AIPDA Rahmad Hidayat langsung bergerak menuju Polsek Ambalawi untuk melakukan penjemputan terhadap para terduga pelaku beserta barang bukti,” jelas Kasat Reskrim.

Setibanya di Polsek Ambalawi, Tim Opsnal berkoordinasi dengan anggota piket jaga. Selanjutnya dilakukan proses serah terima para terduga pelaku dan barang bukti untuk kemudian dibawa ke Polres Bima Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Petugas juga melakukan interogasi awal terhadap keempat terduga. Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, MF dan RS mengakui telah melakukan pencurian. Sementara FE dan DS mengakui keterlibatan dalam membantu menjual barang yang diduga merupakan hasil pencurian.

Selanjutnya, keempat terduga pelaku bersama barang bukti diamankan dan dibawa ke Mako Polres Bima Kota untuk diserahkan kepada anggota piket Satreskrim guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Bima Kota menegaskan bahwa setiap perkara tindak pidana akan ditangani secara profesional dan sesuai prosedur hukum, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…