Berita

Jumat Curhat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sadia Ajak Warga Perangi Miras dan Narkoba Demi Kamtibmas Kondusif

×

Jumat Curhat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sadia Ajak Warga Perangi Miras dan Narkoba Demi Kamtibmas Kondusif

Share this article

Kota Bima, NTB – Dalam rangka mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi dan keluhan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Sadia Polsek Rasanae Barat Polres Bima Kota, AIPDA Wahyudin, melaksanakan kegiatan Jumat Curhat pada Jumat (7/8/2026) pukul 10.00 WITA di Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan salah satu program Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap secara langsung berbagai keluhan, masukan, maupun informasi yang berkembang di lingkungan warga.

“Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polri dapat mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sehingga dapat segera ditindaklanjuti, khususnya yang berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” jelas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Wahyudin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) maupun penyalahgunaan narkotika, khususnya narkoba jenis sabu, yang dapat merusak generasi muda serta memicu terjadinya berbagai tindak pidana.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan keluarga. Menurutnya, perhatian dan pengawasan dari orang tua sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras, narkoba, maupun tindakan yang melanggar hukum.

AIPDA Wahyudin juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran miras, penyalahgunaan narkoba, maupun potensi gangguan Kamtibmas lainnya di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komunikasi yang terbuka antara Bhabinkamtibmas dengan warga. Melalui Jumat Curhat, Polres Bima Kota berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan bersama-sama demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…