Lombok Barat, NTB – Ajang cabang olahraga karate pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 resmi ditutup dengan catatan prestasi yang mengesankan bagi Kabupaten Lombok Barat. Kontingen Lombok Barat berhasil mengukuhkan posisi sebagai Juara Umum II pada cabor tersebut. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran krusial para karateka muda asal Dojo SDKP, sebuah pusat latihan berbasis komunitas yang membuktikan bahwa pembinaan dari tingkat lokal atau akar rumput mampu menjadi penentu peta kekuatan olahraga daerah.
Kompetisi yang berlangsung ketat sejak 20 hingga 25 Juli 2026 di Auditorium M. Yusuf Abubakar, Universitas Mataram (UNRAM) tersebut menjadi arena pembuktian kualitas pembinaan daerah. Enam atlet pilihan dari Dojo SDKP yang memperkuat kontingen Kabupaten Lombok Barat tampil mendominasi di berbagai kategori pertandingan, baik pada nomor Kata maupun Kumite.
Perjuangan Konsisten dan Koleksi Medali Emas Kontingen Lombok Barat
Atmosfer persaingan antar-kabupaten dan kota se-NTB terasa sangat tinggi sejak hari pertama kejuaraan dibuka. Meski demikian, kesiapan teknis dan mental yang dimatangkan di tingkat dojo membuat para atlet Lombok Barat tampil tenang dan penuh percaya diri.
Kran medali emas dibuka melalui nomor Kata Beregu Putri. Kombinasi gerakan presisi dan keharmonisan jurus dari trio Bripda Sonya Aukia Ningrum, Aprilia Alpiani, dan Silawatul Aini berhasil meraih skor tertinggi dari dewan juri, sekaligus mengamankan medali emas pertama bagi tim.
Keunggulan kontingen Lombok Barat berlanjut pada nomor pertarungan atau Kumite. Di kelas Kumite -55 kg Putra, I Gede Putu Darma tampil dominan dengan serangan cepat yang membawanya meraih podium tertinggi. Performa mengesankan juga ditunjukkan oleh Faqiha Lal Husna di kelas Kumite -68 kg Putri. Faqiha berhasil mengamankan medali emas usai menghentikan perlawanan atlet Kabupaten Sumbawa Barat, Novia Arista Putri, dalam laga final yang berakhir dengan skor mutlak 8-0.
Selain mengamankan emas individual, Faqiha Lal Husna yang kembali turun di nomor Kumite Beregu Putri bersama rekan-rekannya juga berhasil menyumbangkan medali perunggu. Deretan poin dan medali yang dikumpulkan oleh para atlet muda ini menjadi penopang utama yang memastikan Lombok Barat mengunci predikat runner-up atau Juara Umum II cabor karate Porprov XII NTB.
Apresiasi Pelatih dan Komitmen Evaluasi
Capaian positif yang diraih para atlet di arena pertandingan mendapat apresiasi mendalam dari tim pelatih. Latihan intensif yang dijalani selama masa persiapan terbayar tuntas lewat performa konsisten sepanjang lima hari kompetisi.
Pelatih Dojo SDKP, Ary Kusumajaya, menyatakan rasa bangga atas perjuangan dan kedisiplinan yang ditunjukkan para anak asuhnya selama membela nama daerah di ajang olahraga tertinggi tingkat provinsi ini.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian para atlet Dojo SDKP yang memperkuat Kontingen Lombok Barat. Perjuangan mereka di Auditorium UNRAM sejak tanggal 20 hingga 25 Juli kemarin benar-benar luar biasa. Raihan medali emas dari Kata Beregu Putri, Kumite -55 kg putra, dan Kumite -68 kg putri, serta medali perunggu di Kumite Beregu Putri ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras mereka selama masa persiapan,” ujar Ary Kusumajaya.
Ary menekankan bahwa hasil di Porprov XII NTB bukanlah akhir dari proses latihan, melainkan tolok ukur untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
“Raihan ini juga melengkapi kesuksesan Kontingen Lombok Barat menjadi Juara Umum II di Cabor Karate. Namun, evaluasi akan tetap kami lakukan agar pembinaan atlet muda di Dojo SDKP bisa terus berkesinambungan dan mencetak lebih banyak prestasi di level yang lebih tinggi,” tambah Ary.
Pentingnya Penguatan Pembinaan Olahraga Daerah
Keberhasilan para atlet lokal ini membuktikan bahwa sentra latihan di tingkat desa atau kecamatan memiliki peran strategis dalam mendukung prestasi olahraga di tingkat kabupaten maupun provinsi. Model pembinaan berjenjang dan konsisten terbukti efektif dalam melahirkan atlet berdaya saing tinggi.
Hadirnya sosok atlet seperti Bripda Sonya Aulia Ningrum dan rekan-rekannya diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya di Nusa Tenggara Barat untuk terus mengembangkan potensi diri melalui jalur olahraga prestasi.
Usai gelaran Porprov XII NTB berakhir, para karateka Lombok Barat dijadwalkan kembali memfokuskan latihan pada pemusatan daerah untuk memelihara kondisi fisik serta mempertajam teknik. Hasil manis di Auditorium UNRAM ini menjadi modal penting bagi pengembangan cabang olahraga karate Kabupaten Lombok Barat dalam menghadapi kejuaraan skala nasional di masa mendatang.












