Berita

Pastikan Keamanan Masyarakat di Kelurahan Dalem, Personel Satsamapta Polres Sumbawa Barat Gelar Patroli

×

Pastikan Keamanan Masyarakat di Kelurahan Dalem, Personel Satsamapta Polres Sumbawa Barat Gelar Patroli

Share this article

Sumbawa Barat, NTB – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif terus dilakukan Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat. Tak hanya berpatroli, personel juga turun langsung menyapa dan berdialog dengan masyarakat melalui patroli dialogis di Kelurahan Dalem, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (11/09/2026).

Patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan permukiman hingga tempat usaha. Kehadiran personel di lapangan ditujukan untuk memastikan aktivitas warga berlangsung aman sekaligus mengantisipasi sejak dini berbagai potensi gangguan kamtibmas

Dengan mengedepankan pendekatan humanis, personel Sat Samapta tidak sekadar melakukan pemantauan. Warga dan pelaku usaha disambangi, disapa, kemudian diajak berkomunikasi secara langsung.

Dalam dialog tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai informasi maupun kondisi yang berkembang di lingkungan mereka. Komunikasi dua arah ini menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dan kemitraan antara polisi dengan masyarakat.

Masyarakat juga diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diimbau menghindari berbagai aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus langkah preventif kepolisian dalam mencegah berbagai potensi tindak kejahatan.

“Dalam patroli tersebut personel tidak hanya memantau situasi untuk memastikan keamanan di kawasan tersebut, tetapi juga berdialog dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta menggali informasi yang berkembang. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, ” ujar AKP Siswoyo.

Menurutnya, kehadiran polisi melalui patroli dialogis diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan diantisipasi lebih awal.

Sat Samapta Polres Sumbawa Barat pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…