Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat bekerja sama dengan Astra Motor NTB menggelar kegiatan sosialisasi Safety Riding yang ditujukan bagi para pelajar usia dini. Edukasi mengenai pentingnya keselamatan jalan raya ini diselenggarakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, pada Rabu (22/07/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut diikuti oleh sebanyak 78 siswa yang berasal dari kelas 4, 5, dan 6. Langkah kolaboratif ini menjadi salah satu komitmen kepolisian dan instansi terkait dalam menanamkan kesadaran serta kepatuhan berlalu lintas sejak usia sekolah.
Sejumlah pihak turut hadir mendampingi pelaksanaan acara tersebut, di antaranya Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Lombok Barat IPDA Supriadi Syahputra, S.I.Kom., personel Sat Lantas Brigadir L. Doni Satria, Bhabinkamtibmas Desa Cendi Manik AIPDA Saeful Rahman, serta perwakilan dari Astra Motor NTB, Satria.
Materi Interaktif dan Panduan Keselamatan Bagi Pelajar
Jalannya sosialisasi berlangsung dengan dinamis dan edukatif. Untuk mencairkan suasana serta menarik perhatian para siswa, Kanit Dikamsel Sat Lantas Polres Lombok Barat mengawali sesi materi dengan mengajak anak-anak bernyanyi bersama sebelum memasuki penyampaian materi utama.
Guna mempermudah pemahaman para siswa, penyampaian materi mengenai rambu-rambu lalu lintas memanfaatkan media monitor yang disiapkan oleh pihak sekolah. Selain pengenalan jenis dan arti simbol lalu lintas, kepolisian juga memberikan pemahaman mendasar mengenai tata cara menyeberang jalan secara aman agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Di samping itu, penekanan juga diberikan terkait larangan melakukan aktivitas berisiko di jalan raya. Para murid imbau untuk tidak menjadikan area jalan umum sebagai tempat bermain, seperti bermain layangan, berlari-larian, hingga bermain bola yang berpotensi memicu kecelakaan.
Pihak Astra Motor NTB, Satria, melengkapi materi dengan memberikan panduan praktis mobilitas harian bagi siswa. Penjelasan mencakup etika pejalan kaki, seperti kewajiban berjalan di atas trotoar secara tenang serta senantiasa mematuhi petunjuk lalu lintas.
Apabila melintasi jalanan yang belum dilengkapi fasilitas trotoar, para siswa diingatkan agar selalu mengambil jalur di sebelah kiri dan tidak berjalan di tengah. Sementara untuk tata cara menyeberang jalan tanpa zebra cross atau jembatan penyeberangan, diajarkan penggunaan rumus “4T” (Tunggu sejenak, Tengok kanan, Tengok kiri, dan Tengok kanan lagi), mencari area yang aman, serta meminta bantuan orang dewasa atau menyeberang secara berombongan saat arus kendaraan telah benar-benar berhenti.
Para pemateri juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan standar. Setiap pelajar diimbau untuk selalu menggunakan helm bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) saat dibonceng menggunakan sepeda motor, tanpa memandang jarak tempuh perjalanan.
Penekanan Kesadaran Berdampak Panjang
Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan pentingnya edukasi safety riding yang disasar langsung ke jenjang sekolah dasar.
“Kegiatan sosialisasi Safety Riding yang dilaksanakan oleh Sat Lantas Polres Lombok Barat bersama Astra Motor NTB ini merupakan langkah nyata untuk menanamkan kesadaran, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta pembiasaan penggunaan perlengkapan pelindung standar dalam berkendara sejak dini,” ujar Iptu I Ketut Suriarta.
Ia juga menambahkan bahwa kesadaran akan keselamatan berlalu lintas perlu terus dipupuk agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga para siswa beranjak dewasa. Kendati demikian, pelaksanaan sosialisasi ke depan diharapkan dapat terus ditingkatkan, terutama dalam meminimalisasi kecenderungan masyarakat atau anak-anak yang kerap mengabaikan penggunaan helm pelindung dengan alasan jarak tempuh yang dekat.
Acara yang diselingi dengan sesi tanya jawab interaktif serta pembagian pembatas dan cenderamata bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan tersebut berakhir pada pukul 11.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, yang ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, guru, dan para siswa.
Guna memastikan keberlanjutan program serupa di wilayah hukum Polsek Sekotong, Bhabinkamtibmas Desa Cendi Manik terus membangun koordinasi secara intensif dengan Kanit Dikamsel Sat Lantas Polres Lombok Barat demi mengawal setiap agenda sosialisasi di sekolah-sekolah setempat.












