Berita

Sentuhan Rohani di Balik Seragam, Personel Polsek Kediri Perkuat Karakter Humanis Melalui Binrohtal

×

Sentuhan Rohani di Balik Seragam, Personel Polsek Kediri Perkuat Karakter Humanis Melalui Binrohtal

Share this article
Momen Khidmat di Mako Polsek Kediri: Saat Doa dan Toleransi Menjadi Fondasi Utama Pelayanan Publik

Lombok Barat, NTB – Aparat kepolisian terus berupaya memperkuat fondasi moral dan spiritual personelnya guna menunjang profesionalisme dalam bertugas. Hal ini tercermin dalam kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kediri, jajaran Polres Lombok Barat, pada Kamis pagi, 23 April 2026.

Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Binrohtal, dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Polsek Kediri dengan melibatkan seluruh personel dari berbagai latar belakang agama. Langkah ini diambil sebagai komitmen institusi untuk menciptakan sosok Polri yang tidak hanya tanggap secara fisik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang humanis dalam melayani masyarakat.

Penguatan Karakter Melalui Ibadah Bersama

Sejak pukul 08.20 WITA, suasana di Mako Polsek Kediri tampak berbeda dari rutinitas pelayanan biasanya. Seluruh personel berkumpul untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh jajaran struktural Polsek untuk memastikan nilai-nilai religius tersampaikan dengan baik kepada setiap anggota.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, Iptu Pulung Anggara Surya Putra, S.Tr.K., menegaskan bahwa Binrohtal merupakan agenda prioritas mingguan. Menurutnya, kesehatan mental dan rohani anggota merupakan modal utama sebelum mereka terjun ke lapangan menghadapi berbagai dinamika sosial di masyarakat.

“Kegiatan Binrohtal ini dilaksanakan secara rutin oleh anggota Polsek Kediri setiap hari Kamis. Ini merupakan bentuk nyata upaya kami dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami meyakini bahwa dengan bekal spiritual yang kuat, karakter anggota Polri akan menjadi lebih humanis, sehingga citra kepolisian di mata masyarakat dapat terus membaik ke depannya,” ujar Iptu Pulung Anggara Surya Putra dalam keterangannya di sela-sela kegiatan.

Keberagaman dalam Bingkai Toleransi di Polsek Kediri

Salah satu aspek yang menonjol dalam pelaksanaan Binrohtal kali ini adalah kuatnya nilai toleransi dan keberagaman yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Kediri. Meskipun dilaksanakan secara serentak, prosesi ibadah dipisahkan berdasarkan keyakinan masing-masing untuk menjaga kekhusyukan tanpa mengurangi rasa kebersamaan.

Bagi anggota yang beragama Islam, kegiatan dipusatkan di Musholla Nurul Iman Polsek Kediri. Ibadah dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kediri beserta anggotanya. Suasana khidmat menyelimuti musholla saat lantunan doa dipanjatkan demi keselamatan bangsa dan kelancaran tugas kepolisian.

Di saat yang bersamaan, anggota Polsek Kediri yang beragama Hindu melaksanakan Puja Tri Sandya. Kegiatan tersebut bertempat di Berugak Mediasi Polsek Kediri dan dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Kediri. Sementara itu, bagi personel yang beragama Nasrani, pelaksanaan ibadah dan renungan rohani berlangsung dengan tenang di Ruang Unit Lantas Polsek Kediri.

Pemisahan lokasi ibadah berdasarkan agama ini menunjukkan bahwa institusi Polri sangat menjunjung tinggi kebebasan beragama bagi internal personelnya. Partisipasi seluruh jajaran Kanit dan anggota dari berbagai satuan fungsi memperlihatkan bahwa soliditas organisasi dibangun di atas landasan spiritual yang inklusif.

Dampak Positif Binrohtal Terhadap Pelayanan Publik

Secara normatif, pembinaan rohani seperti ini diharapkan mampu menjadi rem bagi potensi penyimpangan perilaku anggota Polri. Dengan rutin melakukan refleksi diri melalui ibadah, personel diharapkan mampu mengontrol emosi dan tetap mengedepankan etika saat menghadapi keluhan warga maupun saat melakukan penegakan hukum di wilayah hukum Kediri.

Kapolsek Kediri, Iptu Pulung Anggara Surya Putra, menambahkan bahwa pembentukan karakter yang humanis tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses berkelanjutan. Melalui Binrohtal, setiap personel diingatkan kembali akan tanggung jawab moral mereka sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kegiatan Binrohtal yang berlangsung selama kurang lebih 40 menit tersebut berakhir pada pukul 09.00 WITA. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Setelah mengikuti kegiatan ini, para personel kembali melanjutkan tugas pelayanan publik dengan semangat baru dan mentalitas yang lebih segar, siap menjaga kondusivitas wilayah Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…