Berita

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Batu Layar, Sat Polairud Polres Lombok Barat Siaga Penuh Amankan Lebaran Ketupat

×

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Batu Layar, Sat Polairud Polres Lombok Barat Siaga Penuh Amankan Lebaran Ketupat

Share this article
Ribuan Wisatawan Padati Pantai Batu Layar, Sat Polairud Polres Lombok Barat Siaga Penuh Amankan Lebaran Ketupat
Ribuan Wisatawan Padati Pantai Batu Layar, Sat Polairud Polres Lombok Barat Siaga Penuh Amankan Lebaran Ketupat

Lombok Barat, NTB – Perayaan tradisi Lebaran Ketupat yang jatuh pada hari ini, Sabtu (28/3/2026), membuat sejumlah destinasi wisata pantai di Kabupaten Lombok Barat dipadati oleh ribuan pengunjung. Menanggapi lonjakan aktivitas masyarakat tersebut, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat bergerak cepat dengan menyiagakan personel guna memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan, khususnya di sepanjang garis Pantai Batu Layar, Kecamatan Batu Layar.

Pengamanan ini menjadi krusial mengingat Lebaran Ketupat merupakan momen sakral sekaligus ajang rekreasi keluarga bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat meminimalisir potensi kecelakaan laut maupun tindak kriminalitas di tengah kerumunan massa yang merayakan hari kemenangan setelah seminggu berpuasa sunnah Syawal.

Patroli Dialogis dan Pengawasan Intensif di Pesisir Pantai

Sejak pukul 11:10 WITA, personel Sat Polairud Polres Lombok Barat yang tergabung dalam surat perintah (Sprin) pengamanan mulai menyisir bibir pantai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KBO Sat Polairud Polres Lombok Barat, Ipda I Gusti Komang Suyasa. Berbeda dengan patroli rutin biasanya, kali ini petugas melakukan patroli jalan kaki agar dapat berinteraksi langsung dengan para pengunjung yang sedang bersantai maupun bermain air.

Langkah preventif ini diambil untuk memantau situasi secara real-time di titik-titik keramaian yang rawan terjadi kepadatan. Personel kepolisian tampak berkeliling memberikan edukasi dan teguran simpatik kepada masyarakat yang dinilai mengabaikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sekitar pantai.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam perayaan tahun ini. Pihaknya tidak ingin momen kebahagiaan warga terganggu oleh insiden yang sebenarnya bisa dicegah melalui kewaspadaan dini.

“Kami menerjunkan personel untuk melaksanakan patroli jalan kaki di sepanjang Pantai Batu Layar sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas dan kecelakaan laut. Fokus kami adalah memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan Lebaran Ketupat tahun ini,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangannya di sela-sela kegiatan pengamanan.

Himbauan Keselamatan di Tengah Ancaman Gelombang Tinggi

Salah satu perhatian utama petugas dalam pengamanan kali ini adalah kondisi alam. Mengingat cuaca yang fluktuatif, potensi terjadinya gelombang tinggi menjadi ancaman nyata bagi para wisatawan yang mandi di laut. Dalam patroli tersebut, Ipda I Gusti Komang Suyasa beserta anggota secara aktif memberikan himbauan menggunakan pengeras suara maupun komunikasi personal kepada para orang tua.

AKP L. Nursidi menambahkan bahwa pengawasan terhadap anak-anak harus ditingkatkan berkali-kali lipat. Keramaian pantai seringkali membuat konsentrasi orang tua terpecah, sehingga risiko anak lepas dari pengawasan atau terbawa arus menjadi lebih tinggi.

“Kami mengimbau dengan sangat agar pengunjung selalu berhati-hati saat beraktivitas di pinggir pantai, terutama karena kondisi gelombang yang sewaktu-waktu bisa meningkat. Kepada para orang tua, kami minta untuk terus mengawasi anak-anaknya saat mandi atau bermain air agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas AKP L. Nursidi.

Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Kewaspadaan Terhadap Kriminalitas

Selain fokus pada keselamatan fisik, Sat Polairud Polres Lombok Barat juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai. Pengunjung diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan oleh pengelola wisata. Hal ini bertujuan agar keindahan Pantai Batu Layar tetap terjaga meski dikunjungi oleh ribuan orang dalam waktu bersamaan.

Di sisi lain, aspek keamanan barang berharga juga menjadi poin penting dalam himbauan petugas. Di tengah kerumunan massa, celah bagi pelaku tindak kejahatan seperti pencurian selalu ada jika masyarakat lengah.

“Selain keselamatan di air, kami mengingatkan pengunjung untuk waspada terhadap barang bawaan seperti ponsel, dompet, dan perhiasan. Jangan sampai lengah, karena kejahatan sering terjadi karena adanya kesempatan di tengah keramaian. Mari kita jaga bersama kondusivitas perayaan Lebaran Ketupat ini dengan tetap tertib dan peduli terhadap kebersihan lingkungan,” tutup AKP L. Nursidi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sepanjang Pantai Batu Layar terpantau aman dan terkendali. Personel Sat Polairud Polres Lombok Barat tetap disiagakan di lokasi hingga aktivitas masyarakat melandai pada sore hari nanti. Dengan adanya pengamanan yang ketat dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengikuti himbauan petugas, diharapkan perayaan Lebaran Ketupat 2026 di Lombok Barat dapat berjalan dengan sukses tanpa kendala berarti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…