Berita

Warga Desa Bengkel Sulap Lahan Kosong Jadi Pekarangan Bergizi

×

Warga Desa Bengkel Sulap Lahan Kosong Jadi Pekarangan Bergizi

Share this article
Inovasi Greenhouse Desa Bengkel: Solusi Pangan di Lahan Terbatas

Lombok Barat, NTB – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat akar rumput. Di Desa Bengkel, Kabupaten Lombok Barat, sebuah inisiatif lokal berhasil menyulap lahan pekarangan kosong yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat. Langkah ini mendapat pendampingan intensif dari jajaran kepolisian guna memastikan keberlanjutan ekonomi warga.

Inovasi Pertanian Modern di Lahan Terbatas

Pada Selasa (20/1), personel Bhabinkamtibmas Desa Bengkel melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke area pertanian warga binaan. Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bentuk pengawasan dan dukungan teknis terhadap warga yang telah berhasil mengelola “Pekarangan Bergizi”.

Di lokasi, terlihat transformasi signifikan pada lahan yang dulunya terbengkalai. Warga kini memanfaatkan struktur greenhouse modern berbahan baja ringan untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem dan hama. Penggunaan sistem tajuk serta pemulsaan plastik (mulsa) menjadi bukti bahwa masyarakat pedesaan mulai mengadopsi teknologi pertanian tepat guna untuk menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma secara efektif.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan ini. Menurutnya, pemanfaatan lahan sekecil apa pun di lingkungan rumah tangga memiliki dampak besar terhadap stabilitas ekonomi mikro.

Dukungan Penuh dari Jajaran Kepolisian

Dalam dialognya bersama petani lokal di dalam greenhouse, Bhabinkamtibmas Desa Bengkel tidak hanya meninjau fisik tanaman, tetapi juga memberikan motivasi agar pengelolaan lahan dilakukan secara lebih variatif. Keanekaragaman hayati dalam satu lahan, seperti penanaman cabai, tomat, dan sayuran hijau secara bergantian, sangat disarankan untuk menjaga keseimbangan nutrisi tanah dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian warga adalah wujud nyata dukungan terhadap program prioritas pemerintah. Ia menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini telah berkembang menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di desa.

“Kami terus mendorong anggota di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk menjadi mitra diskusi bagi petani. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan kosong di wilayah Labuapi, khususnya di Desa Bengkel, bisa memberikan manfaat ekonomi. Apa yang dilakukan warga di sini adalah contoh nyata bahwa keterbatasan lahan bukan halangan untuk produktif,” ujar Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.

Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

Keberhasilan Desa Bengkel dalam mengelola pekarangan bergizi ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dengan adanya sistem pendampingan teknis dari kepolisian, warga merasa lebih percaya diri dalam melakukan inovasi pertanian.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menambahkan bahwa program ini sejalan dengan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi dari keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Jika ketahanan pangan di tingkat desa sudah kuat dan stabil melalui pemanfaatan potensi lokal, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Hal ini secara otomatis akan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif karena kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik,” jelas AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.

Hingga saat ini, Polri terus memantau perkembangan distribusi hasil panen dari pekarangan bergizi tersebut. Selain untuk konsumsi pribadi, hasil pertanian ini juga mulai merambah pasar lokal, yang memberikan tambahan penghasilan bagi rumah tangga. Sinergi antara dedikasi personel kepolisian dan semangat inovasi warga lokal ini menjadi bukti bahwa kedaulatan pangan dapat dimulai dari halaman rumah sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…