Berita

Diduga Salah Sasaran, Pelajar SMK Plampang Dibacok dan Dianiaya di Jalan Lintas Sumbawa-Bima

×

Diduga Salah Sasaran, Pelajar SMK Plampang Dibacok dan Dianiaya di Jalan Lintas Sumbawa-Bima

Share this article

Sumbawa Besar, NTB – Tindak pidana penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan dua pelajar mengalami luka robek serius dilaporkan terjadi di jalan raya Sumbawa-Bima, tepatnya di depan rumah makan Asri Lama, Desa Plampang. Pelaku diduga melakukan aksinya karena ketersinggungan masa lalu, namun korban mengaku tidak mengetahui pemicu permasalahannya.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu Joko Wilopo, mengkonfirmasi laporan tersebut. “Korban, Noval (15 tahun) dan M. Ali (17 tahun) bersama rekan mereka, Deri, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh terduga pelaku J (21 tahun). Korban Noval mengalami luka robek di paha kanan sepanjang 8 cm, sementara korban M. Ali mengalami luka robek di pinggang kiri sepanjang 12 cm,” jelas Kapolsek.

“Kejadian bermula pada Selasa malam, 09 Desember 2025, sekitar pukul 21.30 WITA. Saat itu, Noval dan dua rekannya berboncengan hendak menuju Dusun Jompong. Sesampainya di TKP, mereka dipepet oleh pelaku J dan satu orang rekannya. Pelaku tiba-tiba menanyakan perihal pelemparan batu yang tidak diketahui korban.” tambahnya.

Tanpa sempat dijawab, pelaku langsung mengeluarkan pisau dari jaket dan mengayunkannya ke arah Noval, mengenai paha kanannya. Pelaku kemudian menendang motor korban hingga mereka terjatuh. Saat terjatuh, pelaku kembali menyerang dan membacok M. Ali di bagian pinggang sebelah kiri. Rekan korban, Deri, yang dipukul dengan tangan kosong, bahkan sempat tidak sadarkan diri dan harus dirujuk ke RSUD Sumbawa.

Saat ini, kedua korban luka robek sedang menjalani perawatan medis, sementara Deri masih ditangani. Polsek Plampang telah menerima laporan dan melakukan pengamanan sepeda motor korban. Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku J yang berasal dari Desa Plampang, belum diamankan dan masih dalam pencarian. Pihak Kepolisian juga telah melakukan penggalangan kepada keluarga kedua belah pihak untuk mencegah terjadinya aksi balas dendam dan konflik baru. (MA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…