Berita

Polres Loteng Tingkatkan Patroli Cipta Kondisi Pasca Event MotoGP Mandalika 2025.

×

Polres Loteng Tingkatkan Patroli Cipta Kondisi Pasca Event MotoGP Mandalika 2025.

Share this article

Praya, Lombok Tengah – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif pasca perhelatan MotoGP Mandalika 2025, Polres Lombok Tengah meningkatkan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama Polsek jajaran dengan sasaran tempat-tempat rawan tindak kejahatan, kerumunan masyarakat, serta jalur utama menuju kawasan Mandalika.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. saat dikonfirmasi, Jumat (10/10) menjelaskan bahwa pelaksanaan patroli KRYD merupakan bagian dari upaya Polres Lombok Tengah dalam rangka Harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat), sekaligus cipta kondisi pasca event internasional MotoGP yang baru saja berlangsung di Sirkuit Mandalika.

“Kami tetap meningkatkan kegiatan kepolisian secara preventif untuk memastikan kondisi keamanan pasca event MotoGP tetap stabil. Patroli KRYD ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas di wilayah Lombok Tengah,” ujar Kapolres.

Dalam kegiatan patroli tersebut, personel melakukan pemantauan di pusat keramaian, obyek wisata, kawasan Mandalika, serta jalur perbatasan antar kecamatan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolres menambahkan, patroli KRYD ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan pola waktu acak, baik siang maupun malam hari, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat setelah meningkatnya mobilitas pasca event internasional tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga ketertiban, dan mendukung upaya kepolisian dalam mewujudkan Lombok Tengah yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dengan langkah preventif ini, Polres Lombok Tengah berharap situasi Kamtibmas di seluruh wilayah hukum tetap kondusif, aman, dan terkendali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman pasca perhelatan MotoGP Mandalika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…