Berita

Tokoh Masyarakat Apresiasi Patroli Malam Polsek Sekotong

×

Tokoh Masyarakat Apresiasi Patroli Malam Polsek Sekotong

Share this article
Sambang Tokoh oleh Polsek Sekotong Perkuat Sinergi Kamtibmas

Sekotong, Lombok Barat – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Terbaru, patroli Blue Light intensif dilaksanakan di Dusun Batu Kumbu, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, pada Sabtu dini hari (03/05/2025), mulai pukul 00.15 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta berbagai bentuk kriminalitas lainnya yang dapat meresahkan warga.

Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Dusun Batu Kumbu. Melalui kegiatan sambang atau kunjungan langsung ke kediaman para tokoh tersebut, petugas kepolisian berupaya membangun komunikasi yang efektif dan mempererat tali silaturahmi.

Himbauan Kamtibmas dan Partisipasi Aktif Masyarakat

Dalam setiap kunjungannya, personel Polsek Sekotong menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Mereka mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Himbauan ini meliputi pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta ajakan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polsek Sekotong dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami secara rutin melaksanakan patroli di wilayah hukum Polsek Sekotong, terutama pada jam-jam rawan. Sambang ke tokoh masyarakat ini penting untuk membangun sinergi antara kepolisian dan warga,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang tokoh masyarakat Batu Kumbu yang enggan disebutkan namanya memberikan apresiasi atas kehadiran pihak kepolisian.

“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli seperti ini. Polisi hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan himbauan dan mendengarkan keluhan kami,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara warga dan polisi sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

Situasi Kamtibmas Kondusif dan Apresiasi Masyarakat

Hasil dari kegiatan patroli yang dilaksanakan menunjukkan situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Sekotong terpantau aman dan kondusif.

Selama pelaksanaan patroli, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Hal ini menjadi indikator positif dari upaya preventif yang dilakukan oleh Polsek Sekotong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…