Berita

Jumat Berkah, Polmas Kumbe Salurkan Bantuan Beras dan Perkuat Sinergi Kamtibmas

×

Jumat Berkah, Polmas Kumbe Salurkan Bantuan Beras dan Perkuat Sinergi Kamtibmas

Share this article

Kota Bima, NTB – Semangat berbagi dan mengayomi masyarakat terus ditunjukkan Polri melalui kegiatan sosial “Jumat Berkah”. Kali ini, Polmas Kelurahan Kumbe, AIPTU Didi Wahyudin, S.Sos., turun langsung menyambangi warga di Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasana’e Timur, Kota Bima, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Kegiatan tersebut dipusatkan di RT 001 dan RT 003 RW 001 Kelurahan Kumbe. Selain bersilaturahmi dan membangun komunikasi dengan masyarakat, Polmas Kumbe juga menyalurkan bantuan berupa beras kepada sejumlah warga yang membutuhkan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari upaya Polres Bima Kota untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan membangun komunikasi yang baik dengan warga,” ujar Kapolres.

Di sela-sela penyerahan bantuan, AIPTU Didi Wahyudin juga berdialog dengan warga untuk mendengarkan berbagai keluhan maupun permasalahan yang berkembang di lingkungan masyarakat. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Warga diimbau untuk berperan aktif dalam mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan keamanan. Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara cepat melalui komunikasi, musyawarah dan kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Polmas Kumbe turut menyosialisasikan Layanan Call Center Polri 110 kepada masyarakat. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian maupun melaporkan kejadian yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas.

“Jangan ragu menghubungi 110. Polri siap hadir untuk membantu masyarakat kapan saja,” pesan AIPTU Didi kepada warga.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga menyambut baik kehadiran Polmas Kumbe serta mengapresiasi kegiatan Jumat Berkah yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sosial dan komunikasi langsung dengan masyarakat, Polres Bima Kota terus mendorong terbangunnya hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, kondusif, serta tumbuhnya kepedulian antarwarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…