Berita

Olahraga Bersama, Kapolres Bima Kota Dorong Personel Tetap Sehat dan Solid

×

Olahraga Bersama, Kapolres Bima Kota Dorong Personel Tetap Sehat dan Solid

Share this article

Kota Bima, NTB – Dalam rangka menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat kekompakan personel, Polres Bima Kota Polda NTB menggelar olahraga bersama di Lapangan Apel Polres Bima Kota, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan olahraga bersama tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Bima Kota.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Kabag SDM Polres Bima Kota. Usai apel, seluruh personel mengikuti kegiatan olahraga bersama dengan penuh semangat dan antusias.

Kegiatan tersebut diikuti para PJU, personel dari seluruh satuan fungsi, serta ASN Polres Bima Kota. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Selain bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga bersama ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapan fisik personel dalam melaksanakan tugas kepolisian yang menuntut mobilitas serta kondisi fisik dan mental yang prima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa olahraga bersama merupakan salah satu bentuk pembinaan personel yang penting untuk mendukung kesiapan dalam menjalankan tugas.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta meningkatkan soliditas personel. Kondisi fisik yang prima sangat penting agar setiap anggota dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Kapolres.

Menurutnya, tuntutan tugas kepolisian mengharuskan setiap personel memiliki kesiapan fisik dan mental yang baik. Karena itu, pembinaan jasmani menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme anggota saat melaksanakan tugas di lapangan.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, olahraga bersama juga menjadi ruang komunikasi dan interaksi informal bagi personel, sehingga dapat mempererat hubungan kerja yang harmonis serta membangun soliditas di lingkungan Polres Bima Kota.

Dengan kondisi fisik yang prima dan semangat kebersamaan yang semakin kuat, seluruh personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Bima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…