Berita

Membangun Keamanan Bersama: Polsek Lembar dan Pendekatan Dialogis dalam Patroli KRYD

×

Membangun Keamanan Bersama: Polsek Lembar dan Pendekatan Dialogis dalam Patroli KRYD

Share this article
Membangun Keamanan Bersama: Polsek Lembar dan Pendekatan Dialogis dalam Patroli KRYD

Lombok Barat – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lembar, terus bergerak aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Salah satu upaya yang rutin dilaksanakan adalah melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), yang menyasar interaksi langsung dengan warga guna menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan.

Pada hari Senin (5/5/2025), anggota piket Polsek Lembar melaksanakan patroli KRYD di Dusun Batu Rimpang, Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini difokuskan pada dialog interaktif dengan masyarakat setempat.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Lembar, Ipda Joko Rudiantoro, S.H., M.H., melalui keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah proaktif kepolisian dalam mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan warga, sehingga mereka merasa aman dan nyaman, serta tidak ragu untuk menyampaikan informasi sekecil apapun terkait potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Dalam kegiatan patroli tersebut, anggota Polsek Lembar memberikan himbauan kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya yang dikenal dengan istilah 3C (Curas, Curat, dan Curanmor) atau pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Petugas juga mengingatkan warga untuk saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Seorang warga Dusun Batu Rimpang yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa kehadiran polisi yang berdialog langsung dengan masyarakat memberikan rasa aman.

“Kami jadi lebih waspada dan tahu apa yang harus dilakukan jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Semoga patroli seperti ini terus dilakukan,” katanya.

Selain memberikan himbauan terkait tindak kriminal 3C, petugas kepolisian juga menyampaikan pesan agar masyarakat segera menghubungi Polsek Lembar atau layanan call center 110.

Apabila mendapati hal-hal yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Lembar.

Respon cepat dari masyarakat sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Meningkatkan Sinergi Kepolisian dan Masyarakat

Kegiatan patroli KRYD dengan pendekatan dialogis ini bukan hanya sekadar menyampaikan pesan keamanan, tetapi juga bertujuan untuk membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Informasi dari masyarakat menjadi sangat berharga bagi kepolisian dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Situasi Kamtibmas Terpantau Aman

Berdasarkan laporan dari anggota yang bertugas, dari awal hingga berakhirnya kegiatan patroli, situasi di Dusun Batu Rimpang terpantau aman dan kondusif.

Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, serta efektivitas kehadiran kepolisian di tengah-tengah masyarakat.

Imbauan Proaktif untuk Keamanan Bersama

Ipda Joko Rudiantoro kembali menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami dari kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat. Mari kita jaga lingkungan kita agar tetap aman dan nyaman,” imbaunya.

Kegiatan patroli KRYD seperti ini akan terus dilakukan oleh Polsek Lembar secara rutin di berbagai wilayah yang dianggap rawan maupun sebagai upaya preventif di wilayah yang relatif aman.

Diharapkan, dengan kegiatan yang berkelanjutan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan semakin meningkat dan potensi terjadinya tindak kriminalitas dapat diminimalisir.

Polsek Lembar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lombok Barat, khususnya warga Kecamatan Lembar.

Untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk potensi gangguan keamanan melalui saluran komunikasi yang telah disediakan.

Kepercayaan dan kerjasama antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…