Berita

Mencegah Pemalsuan dan Kebocoran data, Polres Bima Kabupaten Gandeng Dukcapil Sosialiasi Aplikasi IKD

×

Mencegah Pemalsuan dan Kebocoran data, Polres Bima Kabupaten Gandeng Dukcapil Sosialiasi Aplikasi IKD

Share this article

 

 

Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Aktivitasi Aplikasi IKD Kamis 15 Oktober 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00. Wita berlangsung di Aula Polres Bima Kabupaten dan dipimpin oleh Wakapolres Kompol Sopyan Hadi SH.

Sosialisasi itu dihadiri oleh Kabid Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kabupaten Bima, PJU lingkup Polres Bima, jajaran Satbinmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Kepolisian Resor Bima Kabupaten.

Kegiatan tersebut sesuai Permendagri Nomor.72 Tahun 2022 tentang standar dan spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak dan Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik serta penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
‎

Dalam sambutannya Wakapolres Bima Kompol Supyan Hadi S.H. menyampaikan penyelenggaraan aktivasi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital ini bertujuan sebagai salah satu persyaratan sebagai agen perlindungan sosial (Perlinsos), oleh karena itu dilaksanakan melalui verifikasi data identitas untuk pembuktian atas kepemilikan identitas Kependudukan Digital.

 

Senada dengan itu Kabid Pendataan Penduduk Dukcapil menyampaikan beberapa kemudahan setelah melakukan aktivasi IKD di antara nya mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat dalam bentuk digital, mengamankan kepemilikan identitas Kependudukan Digital melalui autentikasi guna mencegah pemalsuan dan kebocoran data.

SYARAT PEMBUATAN IKD*
‎Penduduk telah memiliki KTP-el atau telah melakukan perekaman KTP.
‎Memiliki Handphone, Nomor Handphone dan email Aktif.
‎
‎CARA AKTIVASI IKD

‎Mengunduh Aplikasi IKD melalui PlayStore atau AppStore ‎melakukan registrasi NIK, TTL, Email dan nomor handphone, ‎melakukan Swafoto bergerak wajah.

 

Selanjutnya, ‎petugas dukcapil melakukan verifikasi dan validasi atas registrasi penduduk.‎Jika di terima akan disampaikan Pin via email untuk dilakukan aktivasi.‎Petugas dukcapil mengaktifkan aplikasi IKD pada handphone peserta/penduduk dan menerbitkan kode QR.setelaj itu ‎aplikasi telah dapat digunakan.
‎
‎MANFAAT APLIKASI IKD

‎Sebagai Identitas Resmi
‎Data keluarga ada dalam Handphone.
‎Dokumen Biodata, Kartu keluarga, Akta kelahiran, KIA anak dalam handphone
‎Terdapat fitur pelayanan Adminduk online 10 layanan.

Hingga saat ini kegiatan tersebut masih berlangsung di Aula Mapolres Bima Kabupaten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…