Kota Bima, NTB – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai, Lingkungan Bedi, Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, pada Minggu (13/9/2026) malam sekitar pukul 20.30 Wita.
Korban diketahui bernama Sueb Muhammad (63), seorang karyawan swasta asal Desa Sembuluh 2, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Korban diketahui tengah merantau dan tinggal sementara di wilayah Kota Bima.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa penemuan korban pertama kali diketahui oleh cucunya, Amar Musafar, warga Kelurahan Manggemaci.
Dijelaskan, sekitar pukul 19.40 Wita, Amar menunggu korban yang biasanya pulang ke rumah. Namun hingga sekitar pukul 19.50 Wita, korban belum juga kembali.
Karena khawatir, Amar kemudian mencari korban ke lokasi yang biasa didatanginya, yakni di sekitar pinggir sungai Lingkungan Bedi.
“Korban biasanya duduk-duduk di dekat sungai di Lingkungan Bedi setiap hari. Saya cari ke sana,” tutur Amar kepada petugas.
Sesampainya di lokasi, Amar melihat korban telah tergeletak di dekat sebuah pohon di tepi sungai. Dari hidung korban terlihat mengeluarkan darah. Saat dilakukan pengecekan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Melihat kondisi tersebut, Amar kemudian menghubungi keluarganya yang merupakan anggota Polri untuk melaporkan kejadian sekaligus meminta bantuan Tim Piket Polres Bima Kota.
Sementara itu, keterangan lain diperoleh dari Mahmud, pemilik bengkel yang berada di seberang lokasi kejadian. Ia mengaku masih melihat korban berada di tempat tersebut sekitar pukul 17.00 Wita saat menutup bengkelnya.
“Sekitar pukul 18.00 Wita, usai Magrib, saya kembali ke bengkel bersama istri. Saat lampu mobil menyorot ke TKP, saya lihat bapak itu sudah berbaring. Tapi saya tidak curiga karena memang tiap hari dia duduk di situ,” jelas Mahmud.
Mahmud mengaku telah mengenal korban sekitar dua bulan terakhir. Menurutnya, korban memang sering menghabiskan waktu duduk di sekitar lokasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Piket Gabungan Polres Bima Kota bersama personel Polsek Rasanae Barat dan Tim Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan awal, serta mengevakuasi jenazah korban.
Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter menduga korban meninggal dunia akibat sakit, dengan indikasi awal mengalami serangan jantung.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolres Bima Kota mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan dan keberadaan anggota keluarga, serta menghindari membiarkan lansia terlalu lama sendirian di tempat umum.
“Perhatian dan pengawasan keluarga sangat penting untuk memastikan kondisi lansia tetap aman, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat atau keluhan kesehatan,” imbau Kapolres.












