Berita

Ratusan Personel Polres Lombok Timur Amankan Puncak HULTAH NWDI ke-91, Rangkaian Kegiatan Berjalan Kondusif

×

Ratusan Personel Polres Lombok Timur Amankan Puncak HULTAH NWDI ke-91, Rangkaian Kegiatan Berjalan Kondusif

Share this article

Lombok Timur  — Personel Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur dikerahkan untuk mengamankan jalannya rangkaian kegiatan hingga puncak Hari Ulang Tahun (HULTAH) ke-91 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang dipusatkan di Pancor, Lombok Timur.

Dalam pengamanan tersebut, ratusan personel diterjunkan, baik dari jajaran Polres Lombok Timur maupun personel Polsek jajaran. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mengingat kegiatan HULTAH NWDI ke-91 dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.

Kapolres Lombok Timur melalui P.S. Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menerangkan bahwa pihaknya telah menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan HULTAH NWDI ke-91.

“Ratusan personel telah diterjunkan untuk mengamankan HULTAH NWDI ke-91. Hingga hari ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” terang Iptu Lalu Rusmaladi.

Menurutnya, pengamanan dilakukan di sejumlah lokasi dan jalur yang menjadi pusat kegiatan maupun perlintasan peserta. Kehadiran personel kepolisian juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta para peserta yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan HULTAH.

Iptu Lalu Rusmaladi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel kepolisian yang telah menjalankan tugas pengamanan dengan baik.

“Tentu kami dari pihak kepolisian mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya.

Selain kepada jajaran kepolisian, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang turut mendukung dan membantu pengamanan serta kelancaran kegiatan HULTAH NWDI ke-91.

“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada semua unsur yang telah membantu jalannya acara, mulai dari rekan-rekan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, para panitia, dan semua unsur yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu,” katanya.

Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, panitia, serta berbagai unsur terkait dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan HULTAH NWDI ke-91.

Dengan pengamanan yang dilakukan secara bersama-sama, seluruh rangkaian kegiatan hingga puncak HULTAH NWDI ke-91 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kepolisian juga berharap situasi kondusif tersebut dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Pengamanan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polres Lombok Timur dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…