Berita

Patroli di Desa Kuang, Polisi Sapa Pelajar dan Ingatkan Langsung Pulang Usai Sekolah

×

Patroli di Desa Kuang, Polisi Sapa Pelajar dan Ingatkan Langsung Pulang Usai Sekolah

Share this article

Sumbawa Barat, NTB – Tak hanya menyasar potensi gangguan keamanan, patroli kepolisian juga menjadi ruang untuk memberikan edukasi kepada generasi muda. Hal itu dilakukan personel Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat saat menyambangi sejumlah pelajar yang baru pulang sekolah di Desa Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (12/09/2026).

Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya Sat Samapta dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sumbawa Barat.

Saat berpatroli, personel berseragam polisi bertemu dengan sejumlah pelajar yang tengah dalam perjalanan pulang. Dengan pendekatan humanis, petugas menyapa dan berkomunikasi langsung dengan para pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengingatkan para pelajar agar setelah selesai mengikuti kegiatan belajar di sekolah segera pulang ke rumah.

Para pelajar juga diimbau tidak mampir atau berkumpul untuk bermain dengan masih mengenakan pakaian seragam sekolah. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian agar para pelajar terhindar dari berbagai aktivitas maupun lingkungan yang berpotensi menimbulkan persoalan.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus langkah preventif kepolisian dalam mencegah berbagai potensi tindak kejahatan.

“Dalam patroli tersebut personel tidak hanya memantau situasi untuk memastikan keamanan di kawasan tersebut, tetapi juga berdialog dengan masyarakat dan pelajar untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta menggali informasi yang berkembang. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, ” ujar AKP Siswoyo.

Menurutnya, pendekatan humanis kepada pelajar penting dilakukan untuk membangun komunikasi sejak dini sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat, termasuk menyapa dan memberikan edukasi kepada para pelajar, diharapkan dapat memberikan dampak positif serta mendorong terciptanya harkamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…