Berita

Bhabinkamtibmas Desa Lepadi Imbau Warga Cegah Karhutla dan Dukung Ketahanan Pangan

×

Bhabinkamtibmas Desa Lepadi Imbau Warga Cegah Karhutla dan Dukung Ketahanan Pangan

Share this article

Bhabinkamtibmas Desa Lepadi Polsek Pajo, Aipda Abdul Wahid, terus mengintensifkan kegiatan sambang dan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.35 Wita, bertempat di Dusun Lepadi, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu.

Dalam kegiatan sambang, Aipda Abdul Wahid memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun keamanan.

Pada kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami berbagai jenis sayuran maupun buah-buahan. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung program pemerintah, terlebih saat lahan persawahan milik warga belum dapat digarap secara optimal akibat kondisi cuaca dan musim yang belum menentu.

Bhabinkamtibmas mengajak warga untuk tetap produktif dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kapolsek Pajo IPDA M. Erwin Rosadi, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat.

“Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, baik terkait pencegahan Karhutla maupun dalam mendukung program pemerintah. Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan keluarga dan perekonomian,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang secara aktif menyampaikan berbagai imbauan dan menyosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat.

“Polri melalui jajaran Bhabinkamtibmas akan terus hadir memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama, sementara pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas IPTU I Nyoman Suardika.

Ia berharap masyarakat dapat mengikuti imbauan tersebut dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta memanfaatkan lahan yang tersedia secara bijak dan produktif demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Dompu.

Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…