Berita

Sat Polairud Polres Dompu Hadir di Tengah Masyarakat Pesisir, Sampaikan Imbauan Kamtibmas

×

Sat Polairud Polres Dompu Hadir di Tengah Masyarakat Pesisir, Sampaikan Imbauan Kamtibmas

Share this article

Sat Polairud Polres Dompu melaksanakan kegiatan Polisi Penolong, Binmas Perairan dan pengamanan Pelabuhan Calabai, Rabu (9/9/2026), sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan Polisi Penolong di pesisir Pantai Ama Hawa, Desa Karombo, personel membantu masyarakat mengangkat karung jagung ke dalam truk. Selain meringankan pekerjaan warga, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat.

Personel juga mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal serta membangun kepedulian dan budaya saling tolong-menolong guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.

Sementara itu, dalam kegiatan Binmas Perairan di Dusun Tente, Desa Calabai, Kasat Polairud Polres Dompu AKP Acim mengajak masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan.

“Kami mengimbau para orang tua agar selalu memantau anak-anak yang bermain di sekitar pantai. Jangan sampai anak-anak bermain terlalu jauh atau masuk ke dalam perairan tanpa pengawasan, karena dapat membahayakan keselamatan,” imbaunya.

Pada kegiatan Pam Pelabuhan, personel melakukan pemantauan aktivitas bongkar muat molase di Pelabuhan Calabai sekaligus mengingatkan pekerja untuk mengutamakan keselamatan dan menjaga ketertiban.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Situasi Kamtibmas di wilayah perairan Pos Calabai-Pekat dan sekitarnya terpantau kondusif.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika mengapresiasi kegiatan Sat Polairud yang secara konsisten hadir memberikan pelayanan sekaligus edukasi kepada masyarakat pesisir.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan dan edukasi kepada masyarakat. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan lingkungan dan keselamatan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di kawasan pantai dan perairan.

Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…