Berita

Bhabinkamtibmas Desa Lenek Daya Monitor Penyaluran Bantuan Pangan Beras, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

×

Bhabinkamtibmas Desa Lenek Daya Monitor Penyaluran Bantuan Pangan Beras, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Share this article

Lombok Timur — Bhabinkamtibmas Desa Lenek Daya, Pos Subsektor Lenek, Polsek Aikmel, Polres Lombok Timur, Briptu Ishak, melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus monitoring Program Bantuan Pangan Beras periode Juli hingga September 2026 di Kantor Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 12.00 Wita dengan sasaran staf Pemerintah Desa Lenek Daya serta masyarakat penerima bantuan. Monitoring dilakukan sebagai bentuk kehadiran dan pendampingan Polri dalam memastikan kegiatan bantuan pangan bagi masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, Briptu Ishak memantau pelaksanaan Program Bantuan Pangan Beras yang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Lenek Daya. Adapun bantuan pangan beras yang disalurkan berjumlah 35.220 kilogram dengan jumlah penerima sebanyak 1.174 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan perangkat desa serta masyarakat. Hal ini dilakukan guna mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Lenek Daya.

Dalam kesempatan tersebut, Briptu Ishak mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dan membantu tugas Kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman.

Masyarakat juga diminta untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas maupun permasalahan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Laporan dapat disampaikan kepada Kepala Wilayah (Kawil) maupun Bhabinkamtibmas untuk segera ditindaklanjuti guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Kebiasaan tersebut dinilai dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama apabila api merambat ke lahan atau lingkungan sekitar yang kering.

Briptu Ishak mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan keamanan lingkungan dengan melakukan pengelolaan sampah secara baik serta menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan potensi kebakaran.

Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi dan monitoring Program Bantuan Pangan Beras tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas serta mendukung kelancaran program pemerintah di wilayah Desa Lenek Daya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…