Berita

Amankan Final dan Penutupan Turnamen Badminton Alas Cup II, Personil Polsek Alas Pastikan Berjalan Lancar

×

Amankan Final dan Penutupan Turnamen Badminton Alas Cup II, Personil Polsek Alas Pastikan Berjalan Lancar

Share this article

Sumbawa Besar, NTB – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Alas hadir memberikan pengamanan penuh dalam rangkaian malam puncak pertandingan final sekaligus penutupan Turnamen Badminton Alas Cup II Tahun 2026 se-Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang disponsori oleh Bank BNI Cabang Sumbawa ini dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Luar, Kecamatan Alas, Kamis (27/08/2026) malam.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Alas Kompol Satrio, S.H., dalam pengamanan ketat yang dimulai sejak pukul 20.50 WITA ini melibatkan sinergi aparat kepolisian dan TNI guna memastikan seluruh rangkaian acara penutupan kejuaraan bulu tangkis bergengsi tingkat kabupaten ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

“Pelaksanaan pengamanan di lokasi kegiatan dikawal langsung oleh personel gabungan yang terdiri dari Aiptu Bambang, S.I.P, Aipda Kadek Edi Susila, Sertu Abubakar, serta Bripda Wahyu Saputro. Kehadiran petugas di tengah-tengah riuhnya penonton dan pendukung bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar venue pertandingan.” ujar Kapolres Alas.

Malam penutupan turnamen ini turut dihadiri oleh Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, S.H., M.Si., pimpinan instansi terkait, unsur panitia, serta ratusan penonton dan pendukung yang memadati gedung serbaguna. Turnamen tahunan yang diselenggarakan oleh PBSI Kecamatan Alas bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Luar ini mencatatkan partisipasi sebanyak puluhan pasang untuk Kelas B dan untuk Kelas C (Ganda Putra).

Dalam sambutannya, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan turnamen. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penarikan door prize dari Bank BNI Cabang Alas, pertandingan partai puncak perebutan juara, hingga penyerahan hadiah, piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada para pemenang

“Kehadiran personel pengamanan di lokasi pertandingan final ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada para penonton dan atlet, sehingga seluruh rangkaian acara penutupan Alas Cup II dapat dinikmati masyarakat dengan nyaman dan lancar.” ujar Petugas di sela-sela kesibukannya.

Seluruh rangkaian kegiatan pertandingan final, hiburan, hingga penyerahan hadiah Turnamen Badminton Alas Cup II Tahun 2026 berakhir pada pukul 22.50 WITA dalam keadaan aman, terkendali, dan sukses tanpa hambatan. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…