Berita

Libur Tanggal Merah, Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Patroli Kantor Kejaksaan

×

Libur Tanggal Merah, Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Patroli Kantor Kejaksaan

Share this article
Sumbawa Barat, NTB – Meski aktivitas perkantoran berkurang saat libur tanggal merah, pengawasan terhadap keamanan tetap diperkuat. Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat melaksanakan patroli ke sejumlah kawasan perkantoran untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, Selasa (25/08/2026).

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli adalah Kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat. Personel melakukan pemantauan di sekitar kawasan kantor guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa libur.

Selain memantau kondisi lingkungan, personel Sat Samapta juga menyambangi petugas keamanan yang sedang berjaga. Dialog secara humanis dilakukan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan kawasan perkantoran.

Petugas keamanan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap aktivitas maupun keberadaan orang yang mencurigakan. Apabila menemukan kendala atau potensi gangguan keamanan, petugas diminta segera berkoordinasi dengan kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan yang aktivitasnya berkurang selama hari libur.

“Patroli ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga, terutama di kawasan publik seperti perkantoran saat libur tanggal merah, ” ujar AKP Siswoyo.

Menurutnya, patroli pada hari libur menjadi salah satu langkah preventif untuk mempersempit peluang terjadinya tindak kejahatan. Kondisi perkantoran yang relatif sepi membutuhkan perhatian dan pengawasan guna mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan.

Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan petugas keamanan yang tetap menjalankan tugas penjagaan selama libur.

Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, Polres Sumbawa Barat berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas di kawasan perkantoran, objek vital, maupun ruang publik lainnya sehingga situasi wilayah Kabupaten Sumbawa Barat tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…