Berita

Bhabinkamtibmas Desa Bagik Papan Salurkan Bantuan dari Kapolres Lombok Timur untuk Korban Kebakaran Rumah Adat di Sade

×

Bhabinkamtibmas Desa Bagik Papan Salurkan Bantuan dari Kapolres Lombok Timur untuk Korban Kebakaran Rumah Adat di Sade

Share this article

Lombok Tengah — Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Lombok Timur. Bhabinkamtibmas Desa Bagik Papan, Bripka Agus Salim, menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan hidup sehari-hari kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran rumah adat di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 11.00 Wita. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran rumah adat yang terjadi pada Sabtu malam atau malam Minggu sebelumnya dan mengakibatkan sejumlah rumah adat milik warga di Dusun Sade mengalami kebakaran.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolres Lombok Timur beserta seluruh anggota Polres Lombok Timur terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Selain menyerahkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tabah dalam menghadapi cobaan.

BRIPKA Agus Salim menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta saling membantu dan peduli terhadap warga yang terdampak musibah. Semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga dinilai penting untuk membantu meringankan beban para korban.

Kedatangan Bhabinkamtibmas bersama bantuan dari Polres Lombok Timur tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat dan para korban. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Lombok Timur beserta jajaran atas perhatian, bantuan, dan kepedulian yang diberikan di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi.

Melalui kegiatan tersebut, Polri tidak hanya hadir dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat korban kebakaran, sekaligus sedikit meringankan beban mereka setelah kehilangan rumah dan sejumlah perlengkapan hidup sehari-hari akibat musibah tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan dan kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui kepedulian nyata dan tindakan kemanusiaan.

Polres Lombok Timur terus mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, membantu warga yang membutuhkan, serta menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong di lingkungan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…