Berita

POLRES DOMPU UNGKAP 6 KASUS NARKOTIKA SELAMA OPS ANTIK RINJANI 2026

×

POLRES DOMPU UNGKAP 6 KASUS NARKOTIKA SELAMA OPS ANTIK RINJANI 2026

Share this article

Satresnarkoba Polres Dompu menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana narkotika hasil pelaksanaan Operasi Antik Rinjani 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 27 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Dompu Kompol Tohir, S.H., Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., Kasat Resnarkoba IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika, serta sejumlah awak media yang diundang.

Dalam keterangannya, Wakapolres Dompu Kompol Tohir, S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Antik Rinjani 2026 merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di wilayah hukum Polres Dompu.

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Dompu dalam memberantas peredaran narkotika. Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas sekaligus mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Wakapolres.

Selaras dengan hal tersebut, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., menerangkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Satresnarkoba melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dan penindakan terhadap target operasi maupun non-target operasi berdasarkan informasi dan temuan di lapangan.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., memaparkan bahwa selama Operasi Antik Rinjani 2026 pihaknya berhasil mengungkap 6 laporan polisi dengan 9 orang tersangka, terdiri dari 2 target operasi (TO) dan 7 non-target operasi (Non TO).

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa:

* Narkotika jenis sabu sebanyak 27,86 gram netto;
* Tramadol sebanyak 3 butir;
* Uang tunai sebesar Rp2.210.000;
* Sejumlah telepon seluler, sepeda motor, alat hisap/bong, plastik klip, korek api serta barang bukti lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Pengungkapan tersebut dilakukan di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Dompu, di antaranya Kelurahan Potu, Desa Tanju, Lingkungan Bali Barat, Kelurahan Kandai Dua, Kelurahan Dorotangga, serta Desa Woko Kecamatan Pajo.

Para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan pidana terkait lainnya sesuai peran serta hasil penyidikan masing-masing perkara.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen untuk terus meningkatkan pemberantasan narkotika.

“Pengungkapan ini menunjukkan keseriusan Polres Dompu dalam memerangi peredaran narkotika. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika,” jelas IPTU I Nyoman Suardika.

Polres Dompu juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkotika karena tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga berdampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…