Berita

Sat Polairud Polres Bima Kota Gelar Patroli Dialogis, Himbau Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Berlayar

×

Sat Polairud Polres Bima Kota Gelar Patroli Dialogis, Himbau Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Berlayar

Share this article

Bima Kota, NTB – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima Kota melaksanakan patroli dialogis sekaligus memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada nelayan dan masyarakat pesisir di Pelabuhan Laut Sape, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 10.53 WITA.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto S.I.K., M.M., melalui Kasat Polairud Polres Bima Kota ‎ IPTU Syarif Rijaidinsyah, S.H menjelaskan, kegiatan patroli dialogis tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan serta memberikan edukasi kepada masyarakat yang beraktivitas di pelabuhan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud menyambangi para nelayan maupun masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Laut Sape. Petugas menyampaikan imbauan Kamtibmas agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan, baik saat melakukan aktivitas di sekitar pelabuhan maupun ketika melaut.

Personel juga mengingatkan para nelayan untuk selalu berhati-hati saat berlayar dan memperhatikan kondisi cuaca serta situasi perairan sebelum melaut. Nelayan diimbau memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan baik serta melengkapi perlengkapan keselamatan sebelum berangkat.

“Para nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di wilayah pelabuhan agar selalu mengutamakan keselamatan dan berhati-hati saat berlayar. Perhatikan kondisi cuaca dan pastikan perlengkapan keselamatan tersedia sebelum melaut,” ujar Kasat Polairud.

Melalui patroli dialogis tersebut, Sat Polairud Polres Bima Kota berharap terjalin komunikasi yang baik antara personel Polri dengan masyarakat pesisir. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta meningkatkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di laut.

Sat Polairud Polres Bima Kota akan terus melaksanakan patroli dan sambang dialogis secara rutin sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang menggantungkan aktivitasnya pada perairan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…