Berita

Bhabinkamtibmas Kelurahan Denggen Amankan Penutupan Lomba Karang Taruna Pendekar, Imbau Warga Jaga Kamtibmas

×

Bhabinkamtibmas Kelurahan Denggen Amankan Penutupan Lomba Karang Taruna Pendekar, Imbau Warga Jaga Kamtibmas

Share this article

Lombok Timur  — Bhabinkamtibmas Kelurahan Denggen, Polsek Selong, Aiptu Safrudin melaksanakan kegiatan silaturahmi dan Door to Door System (DDS) sekaligus pengamanan penutupan lomba yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Pendekar Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.00 Wita hingga selesai tersebut dipusatkan di Kantor Lurah Denggen. Kegiatan penutupan lomba digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan dihadiri para tokoh pemuda serta peserta lomba.

Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Safrudin tidak hanya memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, tetapi juga melakukan silaturahmi dengan warga binaan serta menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Bhabinkamtibmas mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga kerukunan dan keharmonisan antarwarga. Selain itu, para orang tua diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak dan remaja agar terhindar dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai perbuatan yang melanggar hukum.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing. Apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas, layanan Kepolisian 110, maupun aparat terkait lainnya.

AIPTU Safrudin turut mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan dan rutin melaksanakan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di lingkungan masing-masing sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Khusus kepada para pemuda dan peserta lomba, Bhabinkamtibmas berpesan agar tetap menjaga ketertiban, khususnya saat berada di jalan raya. Para peserta diminta tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya serta tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban bersama.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan pengamanan sekaligus silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya Polri melalui Bhabinkamtibmas untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Denggen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…