Berita

Gelora Nasionalisme Sambut HUT RI, Kapolres Sumbawa Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Bendera dan Pita Merah Putih

×

Gelora Nasionalisme Sambut HUT RI, Kapolres Sumbawa Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Bendera dan Pita Merah Putih

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa menunjukkan kepedulian tinggi dalam merawat semangat kebangsaan sekaligus memperkuat stabilitas keamanan wilayah. Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. memimpin langsung kegiatan pembagian Bendera Merah Putih dan Pita Merah Putih kepada masyarakat serta pengguna jalan di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Sumbawa, Sabtu (15/08/2026) sore.

Aksi simpatik yang dimulai pada pukul 15.30 WITA ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, sekaligus menyambut momentum peringatan hari kemerdekaan serta mengantisipasi potensi kerawanan pada pertengahan Agustus.

Kegiatan pembagian atribut kebangsaan ini dihadiri dan diikuti langsung oleh Wakapolres Sumbawa KOMPOL Didik Harianto, S.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Sumbawa, serta puluhan personel kepolisian.

Rombongan pimpinan Polres Sumbawa turun langsung menyapa pengendara dan pejalan kaki di beberapa lokasi keramaian di Kota Sumbawa, meliputi simpang peternakan kabupaten sumbawa, simpang pasar seketeng, depan mako Polres Sumbawa, RTH taman mangga, dan simpang Toko harwan.

Dalam pelaksanaannya, petugas membagikan total 300 lembar Bendera Merah Putih dan 200 buah Pita Merah Putih kepada masyarakat dan pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas. Tidak hanya itu, Kapolres Sumbawa juga memberikan puluhan buku tulis serta snack kepada anak-anak kecil yang turut menyaksikan pawai tersebut.

Di sela-sela kegiatan membagikan bendera, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. secara langsung menyampaikan imbauan humanis kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk senantiasa merawat semangat nasionalisme, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

“Kegiatan pembagian Bendera Merah Putih dan Pita Merah Putih ini kami laksanakan untuk memupuk semangat nasionalisme di tengah masyarakat, sekaligus sebagai langkah cipta kondisi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami ingin mengajak seluruh warga Sumbawa untuk terus bergandengan tangan menjaga kedamaian, persatuan, serta situasi yang aman dan kondusif di daerah kita tercinta,” ungkap Kapolres Sumbawa.

Kehadiran jajaran Polres Sumbawa di jalan raya ini disambut dengan antusias dan respons yang sangat positif oleh para pengguna jalan. Masyarakat menerima atribut merah putih tersebut dengan tertib dan penuh kebanggaan, yang mencerminkan tingginya kesadaran serta kecintaan warga terhadap NKRI. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…