Berita

Jumat Curhat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lelamase Sosialisasikan Bahaya TPPO kepada Warga

×

Jumat Curhat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lelamase Sosialisasikan Bahaya TPPO kepada Warga

Share this article

Bima Kota, NTB – Dalam upaya mempererat komunikasi dan membangun kemitraan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lelamase Polres Bima Kota AIPDA Arif Rahman melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama tokoh masyarakat, tokoh adat serta warga binaan, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA, bertempat di RT 011/03, Lingkungan Lela, Kelurahan Lelamase, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan salah satu sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga dapat menyampaikan berbagai masukan, saran, tanggapan maupun pengaduan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Arif Rahman mengajak para tokoh dan warga untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, khususnya di Lingkungan Lela dan Kelurahan Lelamase secara umum.

Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas maupun permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Selain membahas situasi Kamtibmas, Bhabinkamtibmas memberikan sosialisasi dan imbauan terkait pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan penghasilan tinggi namun tidak memiliki kejelasan mengenai perusahaan, pekerjaan, maupun prosedur keberangkatannya.

“Jangan mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Masyarakat diharapkan saling mengingatkan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan adanya indikasi TPPO,” imbau AIPDA Arif Rahman.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman dan aman.

Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh keakraban. Diharapkan komunikasi yang terjalin antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat dapat semakin memperkuat sinergi dalam menjaga Kamtibmas serta mencegah berbagai bentuk tindak pidana di wilayah Kelurahan Lelamase.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…