Berita

Ciptakan Kondusifitas Dini, Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa Sambangi Taman Pertokoan dan Cek Kendaraan Remaja

×

Ciptakan Kondusifitas Dini, Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa Sambangi Taman Pertokoan dan Cek Kendaraan Remaja

Share this article

Sumbawa Besar, NTB – Jajaran Kepolisian Resor (Res) Sumbawa terus meningkatkan kegiatan preventif guna mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Unit Patroli Satuan (Sat) Samapta Polres Sumbawa melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) serta patroli dialogis di pusat keramaian wilayah hukum Polres Sumbawa, Kamis (13/08/2026) dini hari.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. melalui Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu dalam kegiatan Patroli cipta kondisi yang menyasar kawasan publik ini dilaksanakan mulai pukul 01.00 WITA hingga selesai dengan mengambil lokasi di kawasan Taman Pertokoan, Kelurahan Kampung Bugis, Kabupaten Sumbawa.

Setibanya di lokasi sasaran di Taman Pertokoan Kelurahan Kampung Bugis, petugas menjumpai sejumlah remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Sebagai langkah antisipatif dini terhadap potensi tindak pidana pencurian maupun barang terlarang, personel patroli melakukan dialog interaktif serta memeriksa bagian bagasi/jok kendaraan milik para remaja yang sedang berada di lokasi.

“Kepolisian melalui patroli KRYD ini tidak hanya bertujuan untuk menindak, namun lebih mengutamakan upaya pencegahan (preventif) agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat”, ucap Iptu M. Tahir Lantu.

Selain melakukan pengecekan fisik kendaraan, petugas secara humanis memberikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat serta para pemuda yang nongkrong agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum yaitu mengimbau masyarakat agar senantiasa berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, mengimbau para remaja untuk tidak mengonsumsi minuman keras (miras) yang seringkali menjadi pemicu utama keributan, maupun tindak kriminalitas jalanan serta antisipasi gangguan keamanan.

“Kegiatan Patroli KRYD ini rutin kami laksanakan untuk memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumbawa tetap aman dan terkendali. Saat menyambangi Taman Pertokoan dini hari tadi, personel kami selain menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga tidak mengonsumsi miras dan membuat keributan, juga melakukan pengecekan preventif pada kendaraan para remaja guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar petugas patroli di lapangan.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di kawasan Taman Pertokoan Kelurahan Kampung Bugis terpantau aman dan terkendali. Pelaksanaan patroli KRYD ini berhasil mencapai tujuannya dalam menciptakan rasa aman serta memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumbawa tetap terjaga dengan baik. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…