Berita

Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Gelar Patroli Rutin dan Sosialisasi Call Center 110

×

Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Gelar Patroli Rutin dan Sosialisasi Call Center 110

Share this article

Bima Kota, NTB — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kawasan pelabuhan, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima melaksanakan patroli rutin sekaligus sosialisasi layanan Call Center 110 kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, bertempat di Pelabuhan Bima, khususnya Terminal 1 dan Terminal 2. Sasaran kegiatan meliputi buruh, Anak Buah Kapal (ABK), sopir, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Iptu Yakub, menjelaskan bahwa patroli dilakukan saat berlangsungnya aktivitas bongkar muat barang campuran yang dikerjakan oleh para buruh di area Pelabuhan Bima.

Selain memantau situasi keamanan, personel juga memberikan imbauan kepada para pengguna jasa dan masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan laut maupun lingkungan sekitar pelabuhan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Petugas juga mengingatkan para sopir dan masyarakat untuk memarkir kendaraan di tempat yang aman serta menggunakan kunci ganda. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi terjadinya tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), maupun gangguan keamanan lainnya.

“Melalui kegiatan patroli ini, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para buruh, ABK, sopir dan pengguna jasa pelabuhan, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima,” ujar Iptu Yakub.

Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Bima Kota kepada masyarakat. Layanan 110 dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai potensi maupun gangguan nyata, informasi terkait kejadian tindak pidana, bencana, maupun informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Dengan adanya patroli rutin dan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap keamanan lingkungan serta mengetahui saluran yang dapat digunakan untuk melaporkan berbagai kejadian atau membutuhkan pelayanan kepolisian.

Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima berkomitmen untuk terus hadir di tengah aktivitas masyarakat guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan Pelabuhan Bima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…