Berita

Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Polres Sumbawa Barat Bantu Kelancaran Aktivitas Pelajar

×

Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Polres Sumbawa Barat Bantu Kelancaran Aktivitas Pelajar

Share this article

SUMBAWA BARAT — Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali terlihat dalam aktivitas pengaturan arus lalu lintas di kawasan sekolah. Sejumlah personel kepolisian tampak turun langsung membantu menyeberangkan pelajar sekaligus mengatur kendaraan yang melintas di depan sekolah.

Seperti terlihat di kawasan SDN Taliwang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Personel kepolisian hadir pada jam aktivitas pelajar untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan aman dan tertib, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para siswa maupun pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tampak sigap mengatur kendaraan dari kedua arah serta membantu pelajar menyeberangi jalan. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan dan keselamatan, khususnya di kawasan yang memiliki mobilitas tinggi pada saat jam masuk maupun pulang sekolah.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat Iptu Anak Agung Made Subrata mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

> “Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Pengaturan lalu lintas di kawasan sekolah merupakan salah satu bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya kepada anak-anak sekolah,” ujar Iptu Anak Agung Made Subrata.

 

Menurutnya, keberadaan personel di lokasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pengguna jalan untuk lebih mengutamakan keselamatan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan memberikan kesempatan kepada pelajar ketika menyeberang.

“Kami mengimbau kepada para pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan ketika melintas di kawasan sekolah dan mengutamakan keselamatan. Anak-anak merupakan pengguna jalan yang perlu mendapat perhatian dan perlindungan bersama,” tambahnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Polres Sumbawa Barat untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pelayanan yang hadir secara langsung di lapangan.

Polri hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas masyarakat—membantu, melindungi, dan memberikan rasa aman di setiap kesempatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…