Berita

Polres Lombok Barat Gelar Police Goes To School, Edukasi Tertib Berlalu Lintas bagi Siswa Baru

×

Polres Lombok Barat Gelar Police Goes To School, Edukasi Tertib Berlalu Lintas bagi Siswa Baru

Share this article
Police Goes To School Strategi Polres Lombok Barat Tanamkan Budaya Disiplin Berkendara Sejak Dini

LOMBOK BARAT — Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja terus digencarkan oleh kepolisian. Personel Unit Kamsel (Keamanan dan Keselamatan) Satuan Lalu Lintas (Sat. Lantas) Polres Lombok Barat menggelar program edukasi bertajuk Police Goes To School. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar ratusan pelajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Langkah preventif ini diambil untuk menanamkan kedisiplinan dan pemahaman mendalam mengenai aturan berkendara kepada generasi muda sejak dini. Kehadiran para personel kepolisian di tengah-tengah lingkungan sekolah ini disambut antusias oleh pihak guru maupun para pelajar.

Mengedukasi Siswa Baru demi Kamseltibcar Lantas

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/07/2026) ini dimulai tepat pukul 08.30 WITA hingga selesai. Fokus utama dari sosialisasi kali ini adalah para siswa dan siswi baru yang tengah menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah. Remaja pada usia ini dinilai sangat krusial untuk diberikan pemahaman tentang etika berlalu lintas, mengingat banyak dari mereka yang mulai berinteraksi dengan kendaraan bermotor di jalan raya.

Dalam kesempatan terpisah, Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang terus digalakkan. Pihaknya berkomitmen untuk tidak pernah bosan memberikan ruang edukasi bagi para pelajar agar angka fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat ditekan seminimal mungkin.

“Kegiatan Police Goes To School di SMAN 1 Kuripan ini sengaja kami fokuskan kepada siswa-siswi baru. Tujuannya adalah memberikan edukasi dan mengenalkan aturan serta etika berlalu lintas yang benar sejak dini, sehingga mereka bisa tumbuh menjadi pelopor keselamatan,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya.

Melalui pendekatan yang humanis, personel Unit Kamsel menyampaikan materi dengan cara yang interaktif. Para siswa diajarkan mengenai pentingnya penggunaan helm standar nasional Indonesia (SNI), mematuhi rambu-rambu lalu lintas, hingga larangan menggunakan ponsel saat berkendara. Semua materi ini disampaikan agar para siswa memahami bahwa aturan di jalan raya dibuat bukan untuk membatasi, melainkan demi melindungi nyawa mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Membangun Kesadaran Lewat Dialog Interaktif

Suasana sosialisasi berjalan dinamis ketika memasuki sesi tanya jawab. Banyak pelajar yang memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi langsung mengenai aturan berkendara dan prosedur keselamatan. Melalui dialog dua arah tersebut, pemahaman para siswa dinilai menjadi lebih utuh karena mereka dapat mengutarakan kendala maupun pertanyaan yang sering mereka temui di lapangan.

Pihak kepolisian berharap, pengetahuan yang didapatkan para siswa di lingkungan sekolah ini tidak berhenti di tempat saja, melainkan dapat ditularkan kepada keluarga terdekat serta lingkungan pertemanan mereka di rumah. Dengan demikian, rantai kesadaran tertib lalu lintas dapat meluas dengan lebih cepat dan efektif.

Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme dan partisipasi aktif para pelajar, Unit Kamsel Sat. Lantas Polres Lombok Barat menutup rangkaian kegiatan dengan membagikan bingkisan khusus. Hadiah tersebut diserahkan langsung secara simbolis kepada perwakilan siswa dan siswi yang hadir. Bingkisan ini sekaligus berfungsi sebagai sarana kontak agar hubungan silaturahmi antara pihak kepolisian dengan dunia pendidikan tetap terjalin erat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang kondusif di wilayah Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *