Berita

Respon Cepat Polres Bima Kota, Laporan Orang Hilang Berhasil Ditindaklanjuti Hingga Korban Ditemukan

×

Respon Cepat Polres Bima Kota, Laporan Orang Hilang Berhasil Ditindaklanjuti Hingga Korban Ditemukan

Share this article

Kota Bima, NTB – Respon cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Bima Kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Personel Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bima Kota yang dipimpin Pamapta II SPKT, IPDA I Kadek Anom Suardinatha, S.A.B., M.M., bergerak cepat menindaklanjuti laporan pengaduan orang hilang hingga berhasil menemukan yang bersangkutan, pada Rabu (8/7/2026).

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas IPDA Baiq Fitria Ningsih menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat SPKT Polres Bima Kota menerima Laporan Pengaduan Orang Hilang Nomor: STTP-OH/03/VII/2026/SPKT/Res Bima Kota/Polda NTB yang disampaikan oleh pihak keluarga.

Berdasarkan keterangan pelapor, anggota keluarga yang dilaporkan hilang diketahui bernama PUAN NAILA BALQIS (20), warga Lingkungan Bara Timur, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Yang bersangkutan meninggalkan rumah pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 13.30 WITA bersama seorang temannya dengan alasan mengambil sepeda motor. Namun hingga beberapa hari kemudian, ia tidak kembali ke rumah.

Pihak keluarga telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri ke sejumlah kerabat dan teman-temannya, namun belum membuahkan hasil. Atas kondisi tersebut, keluarga akhirnya melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Bima Kota pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Piket SPKT langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi menerima informasi awal dari salah seorang anggota keluarga mengenai dugaan keberadaan PUAN NAILA BALQIS.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan memanggil dan meminta keterangan dari teman terakhir yang diketahui bersama korban. Dari hasil interogasi, petugas memperoleh petunjuk mengenai komunikasi terakhir korban serta identitas salah satu rekannya yang diduga mengetahui keberadaannya.

Berbekal informasi tersebut, IPDA I Kadek Anom Suardinatha, S.A.B., M.M., bersama personel SPKT bergerak menuju kediaman teman PUAN NAILA BALQIS untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. Dari hasil interogasi, diperoleh informasi bahwa warga yang dilaporkan hilang berada di wilayah Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Tim SPKT kemudian segera menuju lokasi dimaksud dan berhasil menemukan PUAN NAILA BALQIS dalam keadaan selamat. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Mapolres Bima Kota untuk dipertemukan dengan pihak keluarga serta dilakukan klarifikasi guna memastikan kondisi dan penyebab kepergiannya.

Kasi Humas Polres Bima Kota IPDA Baiq Fitria Ningsih mengapresiasi gerak cepat personel SPKT dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan wujud komitmen Polres Bima Kota dalam merespons setiap laporan warga secara cepat, profesional, dan humanis.

“Polres Bima Kota akan selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secara maksimal sebagai bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup IPDA Baiq Fitria Ningsih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…