Labuapi, Lombok Barat – Aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa melalui berbagai aksi nyata di lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan pangan mandiri sekaligus memperkuat roda perekonomian masyarakat pasca-pandemi dan di tengah tantangan geopolitik global. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut berlangsung di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Di wilayah ini, sinergitas antarlini berseragam diwujudkan dalam bentuk pendampingan langsung kepada kelompok tani dan warga setempat.
Pada Sabtu, 30 Mei 2026, Personel Bhabinkamtibmas Desa Karang Bongkot bersama Babinsa Desa Karang Bongkot melaksanakan kegiatan sambang kewargaan secara terpadu. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini juga difokuskan pada monitoring terpadu terhadap pemanfaatan lahan pertanian produktif milik warga binaan. Sinergitas kedua pilar keamanan ini terlihat sangat erat saat mendatangi areal perkebunan warga yang hijau dan potensial.
Memaksimalkan Potensi Lahan Produktif Melalui Sektor Ketahanan Pangan
Dalam pemantauan di lapangan, petugas Bhabinkamtibmas yang mengenakan seragam dinas kepolisian lengkap dengan ban lengan kuning, bersama petugas Babinsa dengan seragam loreng khas TNI, tampak berjalan beriringan mendampingi seorang perangkat desa berpakaian dinas harian cokelat. Mereka menyusuri tepi kebun tanaman produktif yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Kehadiran para abdi negara ini disambut hangat oleh warga yang sedang beraktivitas di ladang.
Petugas gabungan tersebut memantau dengan cermat perkembangan budi daya tanaman hortikultura yang tumbuh subur di kawasan tersebut. Di atas lahan yang tertata rapi, terlihat tanaman kacang panjang yang merambat teratur pada media bilah-bilah bambu. Terlihat juga beberapa pohon pepaya yang mulai berbuah di area pekarangan sekitarnya. Komoditas hortikultura seperti ini dinilai sangat strategis karena masa panennya yang relatif singkat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi di pasar lokal.
Dorongan Humanis untuk Kemandirian Ketahanan Pangan Masyarakat
Di sela-sela kegiatan monitoring tersebut, personel TNI dan Polri menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para petani dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tatap muka tersebut, personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa menyampaikan imbauan secara humanis. Langkah ini dilakukan untuk memberikan dorongan serta motivasi yang mendalam kepada masyarakat agar tidak lelah berinovasi di sektor pertanian.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat di tengah perkebunan warga merupakan bagian dari pelayanan prima. Pelayanan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat merasa terayomi sekaligus produktif. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengawal setiap program yang menyentuh hajat hidup orang banyak, khususnya di sektor agraris.
“Kami terus mendorong anggota di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas yang bersinergi dengan Babinsa, untuk mengajak warga agar terus konsisten mengelola potensi agraris lokal. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong menjadi sumber pangan mandiri yang bernilai gizi tinggi bagi keluarga. Dengan demikian, ketahanan pangan kita dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga,” ujar Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H.
Mengawal Program Strategis Nasional dari Garis Depan
Langkah kolaboratif yang ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Desa Karang Bongkot ini menjadi wujud nyata dari peran aktif jajaran TNI dan Polri di tingkat bawah. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan. Mereka juga bertransformasi menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat sekaligus garda terdepan dalam menyukseskan program strategis pemerintah pusat untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Pihak Kepolisian Sektor Labuapi dan Komando Rayon Militer setempat menegaskan kembali komitmen bersama untuk terus mengawal, mendampingi, dan memberikan rasa aman bagi para petani. Dengan adanya pendampingan yang intensif dan berkelanjutan ini, diharapkan stabilitas pangan di tingkat desa dapat terjaga dengan baik. Kondisi ini pada akhirnya akan bermuara pada terciptanya kondusivitas kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Desa Karang Bongkot demi menyokong ketahanan pangan yang berkelanjutan.












