Berita

Penuh Antusiasme, Begini Skema Pengamanan Humanis Polres Lobar Saat Lepas Tamu Allah Menuju Asrama Haji

×

Penuh Antusiasme, Begini Skema Pengamanan Humanis Polres Lobar Saat Lepas Tamu Allah Menuju Asrama Haji

Share this article
Pastikan Jalur Steril, Sat Samapta Polres Lombok Barat Kawal Iring-iringan Bus Jamaah Haji Hingga Jalan Lingkar

GIRI MENANG – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Kantor Bupati Lombok Barat pada Kamis siang. Ratusan masyarakat berkumpul untuk mengantarkan sanak keluarga mereka yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Untuk memastikan prosesi sakral ini berjalan lancar tanpa hambatan, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat melalui Satuan Samapta (Sat Samapta) melakukan pengamanan ekstra ketat di titik kumpul utama, yakni Lapangan Becingah.

Langkah ini diambil mengingat tingginya antusiasme keluarga pengantar yang kerap memadati area pemberangkatan, yang berpotensi menimbulkan kemacetan hingga gangguan keamanan. Personel kepolisian telah disiagakan sejak pagi hari untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi para calon jamaah haji (CJH).


Sinergi Pengamanan di Kantor Bupati Lombok Barat

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari operasi terpusat untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun 2026. Personel Sat Samapta Polres Lobar, bersama dengan anggota yang masuk dalam surat perintah (sprin) khusus pengamanan haji, tampak berjaga di setiap sudut strategis Kantor Bupati. Fokus utama petugas bukan hanya pada pengaturan kendaraan, tetapi juga pada perlindungan fisik jamaah dari kerumunan massa.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk menjamin bahwa seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan sesuai protokol. Pengamanan ini dilakukan secara humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban di lokasi.

“Kami telah menempatkan personel di titik-titik krusial, mulai dari pintu masuk hingga area parkir di kawasan Becingah. Tujuan utama kami adalah memastikan para tamu Allah ini dapat berangkat dengan tenang tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan atau kericuhan akibat kepadatan pengantar,” ujar Iptu Eko Nugroho saat ditemui di lokasi kegiatan pada Kamis, 23 April 2026.


Mekanisme Pergeseran Jamaah Menuju Asrama Haji

Tepat pada pukul 11.00 WITA, prosesi pelepasan secara resmi dimulai. Setelah rangkaian seremoni selesai, para jamaah diarahkan menuju bus yang telah disediakan untuk bergeser ke Asrama Haji yang berlokasi di Jalan Lingkar. Dalam fase ini, Sat Samapta Polres Lobar memberikan pengawalan guna memastikan iring-iringan bus tidak terhambat oleh kendaraan pribadi para pengantar yang mencoba membuntuti dari jarak dekat.

Iptu Eko Nugroho menjelaskan bahwa koordinasi dengan satuan lalu lintas juga dilakukan untuk sterilisasi jalur. “Pergeseran jamaah menuju asrama haji dilakukan dengan pengawalan ketat. Kami memastikan jalur yang dilalui dari Kantor Bupati menuju Jalan Lingkar tetap bersih dari hambatan sehingga estimasi waktu tiba di asrama dapat terpenuhi tepat waktu,” tambahnya.

Selama proses berlangsung, petugas juga memberikan imbauan kepada para keluarga pengantar untuk tertib dan tidak memaksakan diri mendekati bus saat mulai bergerak. Hal ini dilakukan demi keselamatan bersama, mengingat area jalan raya yang cukup padat pada jam-jam tersebut.


Kondisi Kondusif dan Harapan Bagi Jamaah

Hingga seluruh rombongan meninggalkan wilayah Lombok Barat, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada insiden menonjol yang mengganggu jalannya pemberangkatan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya menjadi kunci suksesnya pengamanan tahap awal ini.

Pihak Polres Lombok Barat berharap seluruh jamaah haji asal Kabupaten Lombok Barat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk di tanah suci. Keamanan yang tercipta di tanah air diharapkan menjadi awal yang baik bagi perjalanan panjang mereka.

“Alhamdulillah, hingga saat ini situasi terpantau sangat kondusif. Kami berterima kasih kepada masyarakat dan keluarga jamaah yang telah kooperatif mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami dari jajaran Polres Lombok Barat mendoakan semoga seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat,” tutup Iptu Eko Nugroho dalam laporannya.

Dengan berakhirnya proses pemberangkatan di tingkat kabupaten ini, tugas pengamanan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak pengelola Asrama Haji dan jajaran kepolisian di tingkat provinsi hingga para jamaah diterbangkan melalui bandara internasional. Sat Samapta Polres Lobar tetap bersiaga untuk mengantisipasi gelombang pemberangkatan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh kementerian agama setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…