Berita

Intensifkan Blue Light Patrol dan Strong Point Malam, Wujudkan Kamseltibcar Lantas yang Kondusif

×

Intensifkan Blue Light Patrol dan Strong Point Malam, Wujudkan Kamseltibcar Lantas yang Kondusif

Share this article

Dalam upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Satuan Lalu Lintas Polres Dompu melaksanakan kegiatan Blue Light Patrol dan Strong Point Malam pada Minggu, 12 April 2026, mulai pukul 19.30 Wita hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis dan rawan pelanggaran lalu lintas, di antaranya di Jalan Beringin, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sonokeling, serta lokasi keramaian masyarakat di seputaran Kota Dompu.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, dipimpin oleh AIPDA Chairudin Afandi bersama anggota Turjawali Sat Lantas Polres Dompu lainnya.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli malam, pengaturan arus lalu lintas, serta penjagaan di titik-titik rawan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Dompu, IPTU I Komang Wahyu Purbayasari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

“Melalui kegiatan Blue Light Patrol dan Strong Point Malam, kami ingin memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, tidak ugal-ugalan, serta melengkapi surat-surat kendaraan demi keselamatan bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Dompu.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi arus lalu lintas yang terpantau lancar, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kehadiran polisi di lapangan juga dinilai mampu memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, memberikan apresiasi atas pelaksanaan tugas Sat Lantas Polres Dompu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman serta membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, diharapkan situasi Kamseltibcar Lantas di wilayah Kabupaten Dompu tetap terjaga, serta angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…