Berita

Kawal Petani di Ladang Jagung, Langkah Nyata Polres Lombok Barat Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

×

Kawal Petani di Ladang Jagung, Langkah Nyata Polres Lombok Barat Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

Share this article
Kawal Petani di Ladang Jagung, Langkah Nyata Polres Lombok Barat Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional
Kawal Petani di Ladang Jagung, Langkah Nyata Polres Lombok Barat Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

LOMBOK BARAT – Kepolisian Resor Lombok Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor kedaulatan pangan. Melalui aksi nyata di lapangan, personel Bhabinkamtibmas Desa Karang Bongkot secara aktif melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat petani guna memastikan produktivitas lahan pertanian di wilayah tersebut tetap berjalan optimal.

Pada Sabtu (28/3/2026), suasana di area persawahan Desa Karang Bongkot tampak berbeda dengan kehadiran petugas kepolisian yang membaur bersama warga. Kegiatan sambang dialogis ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah upaya kolaboratif untuk memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani yang menjadi ujung tombak ketersediaan pangan di tingkat desa.

Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Sambang Dialogis

Langkah proaktif yang dilakukan oleh jajaran Polsek Labuapi ini merupakan pengejawantahan dari instruksi pimpinan Polri untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Petugas Bhabinkamtibmas terlihat menyusuri pematang sawah dan berinteraksi langsung dengan para petani yang tengah sibuk memanen dan merawat tanaman mereka.

Berdasarkan pantauan di lokasi, interaksi hangat tercipta saat petugas menemui warga yang sedang memikul hasil bumi di atas kepala. Kehadiran polisi di tengah ladang jagung ini bertujuan untuk menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi petani secara langsung. Dengan pendekatan humanis, Polri berupaya memastikan bahwa rantai produksi pangan tidak terhambat oleh masalah keamanan maupun kendala teknis lainnya.

Pernyataan Resmi Pihak Kepolisian

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran personel di sektor pertanian adalah bagian dari pelayanan prima kepolisian. Menurutnya, stabilitas keamanan sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan ekonomi yang bersumber dari kemandirian pangan.

“Kegiatan sambang dialogis ini kami fokuskan untuk memberikan dorongan moral dan edukasi kepada para petani di Desa Karang Bongkot. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan produktif dimanfaatkan secara maksimal. Polri hadir tidak hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi mitra bagi petani dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan dapat menciptakan iklim kerja yang kondusif di lingkungan pertanian. Kehadiran petugas secara fisik di lapangan diharapkan mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan yang dapat merugikan para petani, seperti pencurian hasil panen maupun konflik pemanfaatan lahan.

Edukasi Pengelolaan Lahan dan Kemandirian Ekonomi

Selain melakukan pengawasan, personel Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan siklus tanam. Masyarakat diajak untuk tetap konsisten dalam mengelola lahan mereka meskipun menghadapi tantangan cuaca maupun fluktuasi harga pasar. Edukasi ini penting mengingat kemandirian pangan merupakan pilar utama dalam memperkuat ekonomi keluarga di pedesaan.

Petugas menekankan bahwa ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan menjadi pondasi bagi kedaulatan pangan di tingkat nasional. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak membiarkan lahan mereka menganggur dan terus berinovasi dalam teknik penanaman agar hasil yang didapatkan lebih melimpah.

Komitmen Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Warga

Kegiatan monitoring yang berlangsung pada akhir pekan ini berjalan dengan situasi yang aman dan tertib. Respon positif juga ditunjukkan oleh warga Desa Karang Bongkot yang merasa terbantu dengan kehadiran polisi di tengah-tengah aktivitas mereka. Mereka merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk terus meningkatkan hasil pertaniannya.

Kepolisian Sektor Labuapi berkomitmen untuk terus melaksanakan pendampingan ini secara berkala dan berkesinambungan. Dengan pengawalan yang ketat dari setiap fase pertanian, mulai dari masa tanam hingga masa panen, diharapkan target pemerintah dalam mencapai kedaulatan pangan nasional dapat terealisasi secara maksimal dimulai dari produktivitas masyarakat di tingkat desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…