Berita

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas Desa Kramat Polsek Kilo, AIPDA M. Nursalam, melaksanakan kegiatan pemantauan lahan jagung milik warga binaannya di Dusun Pali, Desa Kramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Selasa (24/3/2026) pukul 10.38 Wita. Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan jagung milik H. Abidin (57), dengan luas sekitar 1 hektare. Tanaman jagung varietas Ruby tersebut saat ini telah memasuki usia 120 hari dan dalam proses penjemuran hasil panen. Estimasi hasil panen mencapai kurang lebih 8,5 ton. Dalam pelaksanaannya, AIPDA M. Nursalam turut memberikan motivasi serta pembinaan kepada warga binaannya agar terus meningkatkan produktivitas pertanian. Ia juga mengimbau agar petani tetap menjaga kualitas hasil panen serta memanfaatkan lahan secara optimal guna mendukung ketahanan pangan. “Kami mengajak para petani untuk terus semangat dalam bertani, karena sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AIPDA Nursalam. Kapolsek Kilo, IPTU Rusnadin, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. “Melalui kegiatan pemantauan ini, kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan perhatian dan pendampingan, sehingga hasil pertanian dapat maksimal dan berkontribusi bagi ketahanan pangan daerah,” ungkapnya. Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa jajaran Polres Dompu terus berkomitmen mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari program strategis nasional. “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan nyata, termasuk dalam sektor pertanian. Pendampingan kepada petani diharapkan mampu meningkatkan produksi serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelasnya. Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Dompu.

×

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas Desa Kramat Polsek Kilo, AIPDA M. Nursalam, melaksanakan kegiatan pemantauan lahan jagung milik warga binaannya di Dusun Pali, Desa Kramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Selasa (24/3/2026) pukul 10.38 Wita. Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan jagung milik H. Abidin (57), dengan luas sekitar 1 hektare. Tanaman jagung varietas Ruby tersebut saat ini telah memasuki usia 120 hari dan dalam proses penjemuran hasil panen. Estimasi hasil panen mencapai kurang lebih 8,5 ton. Dalam pelaksanaannya, AIPDA M. Nursalam turut memberikan motivasi serta pembinaan kepada warga binaannya agar terus meningkatkan produktivitas pertanian. Ia juga mengimbau agar petani tetap menjaga kualitas hasil panen serta memanfaatkan lahan secara optimal guna mendukung ketahanan pangan. “Kami mengajak para petani untuk terus semangat dalam bertani, karena sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AIPDA Nursalam. Kapolsek Kilo, IPTU Rusnadin, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. “Melalui kegiatan pemantauan ini, kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan perhatian dan pendampingan, sehingga hasil pertanian dapat maksimal dan berkontribusi bagi ketahanan pangan daerah,” ungkapnya. Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa jajaran Polres Dompu terus berkomitmen mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari program strategis nasional. “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan nyata, termasuk dalam sektor pertanian. Pendampingan kepada petani diharapkan mampu meningkatkan produksi serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelasnya. Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Dompu.

Share this article

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Doropeti Polsek Pekat, AIPTU Firdaus, melaksanakan kegiatan pemantauan lahan jagung milik warga binaannya di Dusun Dam Kasipahu, Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa (24/3/2026) pukul 10.15 Wita hingga selesai.

Pemantauan dilakukan pada lahan jagung milik Ibrahim (48), dengan luas sekitar 2 hektar. Tanaman jagung yang dibudidayakan merupakan varietas jagung hibrida merk NK Sumo yang saat ini telah memasuki masa panen. Berdasarkan hasil pemantauan, panen diperkirakan berlangsung pada bulan Maret 2026 dengan estimasi hasil mencapai 17 hingga 20 ton.

Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Firdaus tidak hanya melakukan monitoring, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan kepada petani sebagai bagian dari upaya pembinaan masyarakat. Ia mengajak petani untuk terus semangat dalam mengelola lahan pertanian, menjaga kualitas hasil panen, serta memanfaatkan potensi pertanian secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Peran petani sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan. Kami hadir untuk memberikan dukungan serta memastikan kegiatan pertanian berjalan dengan baik dan aman,” ujar AIPTU Firdaus di sela kegiatan.

Kapolsek Pekat, IPTU Jubaidin, menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong anggota di lapangan untuk aktif mendampingi masyarakat, khususnya petani, agar program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen penuh dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Pendampingan terhadap petani menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Dompu semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…