Berita

Polsek Gerung Pantau Stok Pangan di Desa Beleka

×

Polsek Gerung Pantau Stok Pangan di Desa Beleka

Share this article
Bhabinkamtibmas Kawal Produktivitas Petani di Mendagi

Lombok Barat, NTB – Komitmen Polri dalam mengawal program strategis pemerintah terkait swasembada dan penguatan ketahanan pangan nasional terus diakselerasi hingga ke tingkat desa. Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Gerung melalui jajaran Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan intensif terhadap produktivitas sektor pertanian guna memastikan stabilitas stok pangan di wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Langkah ini selaras dengan visi pemerintah pusat dalam menciptakan kedaulatan pangan yang bergizi dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah ladang dan gudang pertanian menjadi sinyal positif bagi para petani bahwa negara hadir untuk mendampingi serta mengamankan rantai distribusi hasil bumi dari hulu hingga hilir.

Monitoring Aktif di Dusun Mendagi

Pada Senin (16/02/2026), Bhabinkamtibmas Desa Beleka, Aipda Mahsun, melaksanakan kegiatan sambang desa sekaligus monitoring aktivitas pertanian di Dusun Mendagi, Desa Beleka. Fokus utama dalam kegiatan kali ini adalah meninjau langsung proses pasca-panen yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Di salah satu gudang komoditas warga, nampak aktivitas pengemasan hasil bumi yang berjalan cukup masif, menandakan produktivitas lahan di wilayah tersebut tetap terjaga dengan baik.

Dalam suasana yang dialogis, Aipda Mahsun terlihat berinteraksi langsung dengan para petani dan buruh panggul yang sedang sibuk melakukan penimbangan serta memasukkan hasil panen ke dalam karung-karung besar. Kehadiran polisi berpakaian dinas ini tidak hanya memberikan rasa aman dari potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana penyampaian edukasi terkait pentingnya menjaga kualitas hasil pertanian agar tetap kompetitif di pasar.

Komitmen Polri dalam Ketahanan Pangan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini telah bertransformasi menjadi mitra strategis petani. Polri memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program ketahanan pangan tidak hanya menjadi wacana, melainkan menyentuh akar rumput di pedesaan.

“Kami terus mendorong anggota di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat agraris. Tujuannya jelas, yakni memastikan stabilitas distribusi pangan sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus produktif dalam mengelola lahan mereka,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa keamanan distribusi merupakan kunci utama dalam menjaga harga pangan tetap stabil. Dengan adanya pengawasan rutin, potensi penimbunan atau hambatan logistik di tingkat desa dapat diminimalisir sejak dini.

Edukasi Pemanfaatan Lahan Mandiri

Selain memantau gudang besar, pihak kepolisian juga memberikan pesan-pesan persuasif kepada warga binaan untuk mandiri secara pangan di tingkat rumah tangga. Aipda Mahsun dalam diskusinya dengan warga mendorong agar masyarakat tidak hanya terpaku pada lahan sawah yang luas, tetapi juga mulai melirik potensi pekarangan rumah masing-masing sebagai media bercocok tanam sederhana.

Hal ini dinilai penting sebagai bantalan ekonomi keluarga dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar. Penanaman sayur-mayur atau palawija di sekitar rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga secara sehat dan mandiri. Edukasi ini disambut baik oleh warga yang mulai menyadari bahwa ketahanan pangan nasional dimulai dari ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Kondisi Kondusif dan Harapan Masa Depan

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pertanian di Dusun Mendagi, Desa Beleka, terpantau berjalan sangat kondusif dengan ritme produktivitas yang stabil. Tidak ditemukan kendala berarti dalam proses distribusi hasil panen menuju pasar-pasar lokal maupun luar daerah. Kerja sama yang apik antara pihak kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani menjadi fondasi kuat dalam menjaga kedaulatan pangan di wilayah Gerung.

Polsek Gerung berkomitmen akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Langkah preventif ini diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga sejahtera melalui optimalisasi sektor pangan yang menjadi tulang punggung kehidupan di perdesaan. Dengan sinergi yang terus terjalin, visi swasembada pangan nasional diharapkan dapat tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…