Berita

Polda NTB dan Polres Lombok Barat Gelar Bakti Kesehatan di Desa Mareje Timur

×

Polda NTB dan Polres Lombok Barat Gelar Bakti Kesehatan di Desa Mareje Timur

Share this article
237 Warga Mareje Timur Lembar Dapatkan Pengobatan Gratis Polri

Lombok Barat, NTB – Komitmen Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat dalam menghadirkan pelayanan prima di tengah masyarakat terus diperkuat. Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes), Polres Lombok Barat bersinergi dengan Biddokkes Polda NTB menggelar kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) yang menyasar warga di Desa Mareje Timur, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/2/2025) ini dimulai sejak pukul 08.00 WITA di Kantor Desa Mareje Timur. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana warga dari berbagai dusun berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma dari tim medis kepolisian.

Sinergi Polri dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Langkah proaktif ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan kemanusiaan. Tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Lombok Barat juga menaruh perhatian besar pada aspek kesehatan sebagai fondasi kesejahteraan warga, khususnya bagi mereka yang memiliki akses terbatas ke fasilitas kesehatan.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM Polres Lombok Barat, AKP Taufik Hidayat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan deteksi dini serta pengobatan bagi keluhan kesehatan yang dialami warga di pedesaan. Sinergi antara Dokkes Polres dan Polda NTB memastikan bahwa layanan yang diberikan memiliki standar medis yang mumpuni.

“Kami hadir di Desa Mareje Timur bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan sebagai bentuk empati dan pengabdian nyata Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran polisi di tengah warga juga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan mereka,” ungkap AKP Taufik Hidayat saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.

Temuan Medis: Hipertensi Menjadi Keluhan Utama

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Kasi Dokkes Polres Lombok Barat, tercatat sebanyak 237 warga berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Dari jumlah tersebut, tim medis menemukan berbagai jenis keluhan kesehatan yang didominasi oleh penyakit degeneratif dan infeksi saluran pernapasan.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi kasus terbanyak yang ditemukan, yakni menjangkiti 56 orang. Selain itu, masalah persendian seperti Osteoarthritis diderita oleh 39 orang, disusul dengan keluhan Vertigo sebanyak 27 orang. Kondisi lingkungan dan perubahan cuaca juga diduga berkontribusi pada temuan 24 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan 20 kasus Konjungtivitis atau radang selaput mata.

AKP Taufik Hidayat menambahkan bahwa tim medis tidak hanya memberikan obat-obatan, tetapi juga memberikan edukasi terkait gaya hidup sehat kepada para pasien. Hal ini penting mengingat banyaknya temuan kasus Diabetes Melitus (19 orang), Gout atau asam urat (17 orang), hingga kolesterol tinggi.

“Melihat data yang ada, terutama tingginya angka hipertensi dan penyakit metabolik lainnya, kami menghimbau warga untuk lebih memperhatikan pola makan dan rutin memeriksakan diri. Melalui bakti kesehatan ini, kami juga memberikan konsultasi medis agar warga paham bagaimana mengelola kesehatan mereka di rumah,” tambah AKP Taufik.

Upaya Pemerataan Layanan Kesehatan di Wilayah Lembar

Pelaksanaan Baktikes di Desa Mareje Timur ini juga mencatat beberapa keluhan kesehatan spesifik lainnya, seperti Tinea Corporis atau infeksi jamur kulit (14 orang), katarak (12 orang), serta Hiper Kolesterol (9 orang). Bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, tim Dokkes memberikan rujukan atau saran medis ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

Kehadiran program ini disambut baik oleh pemerintah desa dan warga setempat. Lokasi desa yang cukup jauh dari pusat kota menjadikan kehadiran tim kesehatan Polri sebagai solusi praktis bagi warga lansia yang kesulitan menempuh perjalanan jauh untuk berobat.

Kegiatan yang berakhir menjelang siang hari ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus menjalankan program serupa secara berkelanjutan di wilayah-wilayah lain yang membutuhkan, sebagai bagian dari transformasi Polri yang semakin presisi dalam melayani masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…